Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Harda Kiswaya dan Danang Maharsa sebagai calon bupati dan wakil bupati Sleman terpilih dalam Pilkada 2024. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman akan menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati – Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Kamis (9/1/2025) pukul 09.00 WIB.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan KPU mengundang semua unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 seperti Paslon, Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU DIY, dan tim pemenangan masing-masing Paslon. Paling tidak ada 165 orang terundang untuk menghadiri penetapan Paslon.
“Kalau ada yang membawa relawan untuk seremonial itu di luar kewenangan kami. Kami hanya mengundang pihak-pihak terlibat saja,” kata Baehaqi dihubungi, Rabu (8/1/2025).
Kata dia, tidak ada tempat khusus untuk pemberian sambutan Paslon terpilih; hanya rapat pleno penetapan Paslon terpilh yang mendapat suara terbanyak.
Baehaqi menambahkan lokasi penetapan Paslon terpilih dan draf berita acara hingga surat keputusan telah siap. Sejauh ini tidak ada kendala apapun dalam mempersiapkan penetapan Paslon terpilih.
“KPU akan mengeluarkan berita acara dan surat keputusan diserahkan ke parpol pengusul. Saya kira besok tidak akan ada konflik antarpendukung,” katanya.
Adapun Paslon terpilih yang akan KPU Sleman tetapkan sebagai Bupati–Wakil Bupati Sleman adalah Harda Kiswaya–Danang Maharsa. Paslon nomor 02 tersebut mendapat 381.580 suara. Mereka unggul lebih dari 100.000 suara daripada Paslon Kustini Sri Purnomo – Sukamto.
Disinggung ihwal jadwal pelantikan Bupati-Wakil Bupati terpilih, Baehaqi mengaku KPU memedomani Peraturan Presiden Indonesia No. 80/2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 16/2016 tentang Tata Cara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Arip Pramana mengaku pihakanya belum mendapat permohonan pengaturan lalu lintas dari KPU Sleman dalam rapat pleno penetapan Paslon terpilih.
Senada dengan Arip, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun juga mengaku belum mendapat informasi pengamanan dalam rapat pleno Kamis (9/1/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.