Harga Sembako Mulai Naik, Bantul Siapkan Operasi Pasar
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Arsip-Sejumlah pemilik unit Apartemen Malioboro City menuntut surat legalitas kepemilikan, di depan eks kantor marketing Apartemen Malioboro City, Kamis (8/6/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah\r\n
Harianjogja.com, JOGJA – Sejumlah korban penipuan jual beli apartemen Malioboro City akan menggelar aksi budaya unik dengan membawa puluhan gerobak sapi. Aksi ini sebagai bentuk protes atas lambatnya penanganan kasus oleh pemerintah daerah dan penegak hukum terkait belum diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan apartemen tersebut.
Ketua Perhimpunan Penghuni Pemilik Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Malioboro City, Edi Hardiyanto menyatakan bahwa aksi ini merupakan upaya terakhir untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah. “Kami akan melakukan pisowanan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai bentuk keprihatinan dan kekecewaan kami terhadap tindakan mafia pengembang yang telah merugikan banyak orang,” ujarnya, Sabtu (18/1/2025).
Para korban merasa sangat dirugikan karena telah membeli unit apartemen tersebut sejak 12 tahun lalu tapi hingga kini belum memiliki kepastian hukum atas kepemilikan mereka. “Kami menduga ada permainan antara pihak pengembang dengan oknum pemerintah sehingga perizinan bangunan ini tidak sesuai prosedur. Padahal, kami sudah membayar lunas semua kewajiban,” tegas Edi.
BACA JUGA: Tak Menyerah, Korban Apartemen Malioboro City Bakal Pisowanan Massal ke Kraton
Sekretaris P3SRS Malioboro City, Budijono menyayangkan sikap pemerintah daerah yang terkesan lamban dalam menyelesaikan masalah ini. “Kami melihat ada upaya untuk mengulur waktu dan melindungi kepentingan pihak pengembang. Padahal, ini menyangkut hak-hak konsumen yang sudah terlanjur dirugikan,” kata Budijono.
Aksi budaya dengan gerobak sapi rencananya akan digelar pada 22 Januari mendatang di dua lokasi, yaitu Keraton Yogyakarta dan Mapolda DIY. Para peserta aksi berharap dengan upaya ini, pemerintah daerah dan penegak hukum dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku dan memberikan solusi yang adil bagi para korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Pendaftar Magang Nasional 2026 Tahap 1 mencapai 300 ribu orang untuk memperebutkan 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.