Manfaatkan Jeda Internasional, PSS Sleman Asah Tendangan Bebas
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Suasana pelaksanaan "Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare" di Trimulyo, Sleman pada Selasa (21/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN–Lahan tidak produktif di Trimulyo, Sleman diubah jadi lahan produktif untuk budi daya jagung dalam program "Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare."
Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan program ini dilakukan serentak se-Indonesia. Di Sleman penanaman jagung dilakukan di Trimulyo, Sleman dan sejumlah wilayah lain dengan total 2,8 hektare.
BACA JUGA: FAO Sebut Harga Pangan Dunia Turun 2,1 Persen pada 2024
"Untuk di wilayah ini kami melaksanakan tanam jagung seluas 1,6 hektare. Di kecamatan atau di Polsek-Polsek kami juga melakukan, semuanya dengan total 2,8 hektare," jelas Edy pada Selasa (21/1/2025)
Edy menjelaskan penanaman jagung di Trimulyo mengoptimalkan lahan tidak produktif. Lahan bekas pembuatan batako yang sudah lama tidak digunakan selanjutnya disulap jadi lahan pertanian produktif untuk budi daya jagung.
"Ini lahan tidak produktif karena sudah lama tidak digunakan untuk industri batako," tandasnya.
Estimasinya, budi daya jagung ini mampu menghasilkan 7-8 ton jagung per hektare. Penggarapannya akan dilaksanakan oleh Kelompok Tani dan keuntungannya akan dimiliki oleh petani. "Semoga ini akan meningkatkan perekonomian petani," tegasnya.
BACA JUGA: Kaya Manfaat, Pemkot Jogja Kenalkan Jagung Pulut ke Kelompok Tani
"Kelompok Tani itu yang bekerja nanti panen mereka yang memiliki. Kami [kepolisian] memfasilitasi dan membantu sampai dengan nanti panen, dan nanti sampai dengan penjualan," lanjutnya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Suparmono menjelaskan pada 2024 lalu luas panen jagung di Sleman mencapai 4.585 hektare dengan produksi mencapai. 33.775 kuintal. Dengan kata lain, produktivitas jagung di Sleman tahun lalu mencapai 73,66 kuintal per hektare.
"Jadi sekitar 7-8 ton, rata-rata baik. Sentranya di Sleman Timur, Prambanan, Berbah dan Kalasan," ujarnya.
Pada program "Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare" Sleman lanjut Suparmono mendapatkan alokasi 443 hektare. Luasan itu dilakukan bertahap satu tahun.
Di Sleman, ketersediaan jagung di Sleman belum mencukupi kebutuhan yang ada. Kemungkinan jagung dari program ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan jagung di Sleman.
"Kayaknya untuk Sleman saja kurang," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.