Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Panitia program Sedekah Sampah Botol Plastik menunjukkan wadah sampah plastik untuk pengumpulan sampah plastik, di Baznas Kota Jogja, Kamis (23/1/2025)./ist Baznas
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai wujud inovasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Bznas Kota Jogja meluncurkan program ‘Sedekah Sampah Botol Plastik’. Program ini bertujuan mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan semangat berbagi kepada sesama.
Ketua Baznas Kota Jogja, Syamsul Azhari, menjelaskan program ini dirancang untuk memberikan solusi atas dua tantangan besar: pengelolaan sampah plastik dan pemberdayaan masyarakat. Melalui Sedekah Sampah Botol Plastik, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan sampah plastik sebagai sumber keberkahan dengan menyedekahkannya.
“Hasil dari pengelolaan sampah ini akan digunakan untuk mendanai program sosial dan pemberdayaan,” ujarnya, Kamis (23/1/2025).
Program ini bekerja sama dengan sejumlah bank sampah mitra. Setiap botol plastik yang disumbangkan akan dikumpulkan dan dijual, kemudian hasilnya akan dialokasikan untuk mendukung program Baznas, seperti beasiswa pendidikan, bantuan pangan, dan pembangunan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Panitia program Sedekah Sampah Botol Plastik, Misbahrudin, menuturkan teknis pelaksanaan program ini, masyarakat cukup mengumpulkan botol plastik bekas yang kemudian diserahkan ke titik pengumpulan di masjid-masjid mitra atau bank sampah. “Dari sini, kita kelola agar menjadi dana sosial yang bermanfaat bagi umat,” paparnya.
Warga yang hadir dalam peluncuran program ini tampak antusias. Ibu Siti, salah satu peserta, mengaku senang dengan adanya program tersebut. “Kami jadi tahu bahwa sampah plastik yang biasanya dibuang begitu saja ternyata bisa bermanfaat untuk membantu sesama. Program ini sangat kreatif dan mendidik,” ujarnya.
Melalui program Sedekah Sampah Botol Plastik, Baznas Kota Jogja berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sembari berbagi kebaikan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengintegrasikan isu lingkungan dalam upaya pemberdayaan umat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.