Petugas Damkar Gunungkidul Pingsan di Jalan, Dirawat Intensif
Petugas Damkar Gunungkidul pingsan di Alun-Alun Wonosari usai piket malam, kini dirawat intensif dan belum sadarkan diri.
Ilustrasi investasi (Freepik)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul mencatat sepanjang 2024 jumlah investasi yang masuk sebesar Rp825,6 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan ketimbang raihan sama di 2023 sebesar Rp629,1 miliar.
Sekretaris DPMPTSP Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengatakan, iklim investasi di Bumi Handayani terus tumbuh baik di setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari target yang terlampaui dan capaian yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Ia mencontohkan, di 2023 hanya mematok investasi sebesar 475,35 miliar, namun realisasinya menembus Rp629,1 miliar. Hal yang sama juga terjadi di 2024, dari target Rp629 miliar dapat terealisasikan sebesar Rp825,6 miliar.
“Investasi Gunungkidul terus tumbuh dengan baik. Untuk jenisnya ada dari penanaman modal dalam negeri dan luar negeri,” kata Asar, Rabu (29/1/2025).
Dia menjelaskan, untuk sektor yang diminati para investor mulai dari perdagangan, pariwisata, Perindustrian hingga peternakan. Kelima sektor ini penyumbang terbesar investasi di Gunungkidul.
Menurutnya, potensi wisata Gunungkidul yang kaya, terutama di kawasan pesisir selatan, menjadi magnet bagi para investor. Daerah-daerah seperti Purwosari, Panggang, Tepus, dan Girisubo yang dulunya sepi kini telah berkembang menjadi destinasi wisata yang populer.
“Dengan mengembangkan fasilitas wisata dan memperpanjang masa tinggal wisatawan, kami [DPMPTSP] berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” kata Asar.
BACA JUGA: Pemkab Gelontorkan ADD sebesar Rp123,9 Miliar untuk 144 Kalurahan di Gunungkidul
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarta mengatakan, terus melakukan upaya untuk meningkatkan iklim investasi di Bumi Handayani. Menurut dia, berbagai program telah dipersiapkan untuk menarik minat investor agar mau menanamkan modalnya ke Gunungkidul.
“Kita rutin menggelar kegiatan temu bisnis dengan calon investor mulai dari pelaku usaha hingga yang bergerak di sektor keuangan. Didalam pertemuan ini dipaparkan berbagai prospek investasi yang dimiliki,” kata Agung.
Selain itu, juga ada pembuatan peta dan peluang investasi di Gunungkidul secara lebih mendetail. Tujuannya agar calon investor diberikan kemudahan terkait dengan gambaran umum investasi yang dimiliki.
“Tentunya kami juga membuat promosi melalui video atau leaflet. Kami juga mengembangkan aplikasi Kepoin Dunk yang menyediakan data dan informasi tetang investasi secara komprehensif sehingga mudah diakses oleh calon investor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Damkar Gunungkidul pingsan di Alun-Alun Wonosari usai piket malam, kini dirawat intensif dan belum sadarkan diri.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.