Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Tim kalurahan memantau perkembangan budi daya melon di rumah hijau yang dikembangkan Pemerintah Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, beberapa waktu lalu. Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu mengembangkan budi daya melon di dalam greenhouse dengan memanfaatkan tanah kas desa (TKD) yang dikonsep untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lurah Pacarejo Suhadi mengatakan greenhouse melon dibangun pada 2024 dengan lokasi yang dipergunakan merupakan TKD seluas 300 meter persegi. Total alokasi anggaran yang disediakan untuk program ini sebesar Rp415,6 juta.
Selain dipergunakan membangun greenhouse, dana juga dipakai membuat instalasi sumber air, instalasi listrik hingga bibit tanaman. “Sudah ditanami dan melon yang ditanam juga tumbuh subur,” ungkapnya, Kamis (30/1/2025).
Metode greenhouse yang dikembangkan memiliki banyak keunggulan karena bibit yang ditanam bisa terlindungi, baik dari sinar Matahari maupun air hujan. Program ini dijalankan untuk memperkuat ketahanan pangan di Pacarejo.
BACA JUGA: Libur Isra Mikraj-Imlek Kunjungan Wisata ke Sleman Melonjak, Prambanan Jadi Favorit
Budi daya melon juga sebagai tindak lanjut dari imbauan Gubernur DIY untuk mengoptimalkan lahan kas desa di dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan dengan budi daya ini juga dapat mengurangi pengangguran.
“Sudah ada enam orang yang bekerja merawat melon-melon yang ditanam. Alhamdulillah mulai terlihat hasilnya karena sudah ada bunga sebagai tanda berbuah,” tutur Suhadi. Rencananya budi daya melon terus dikembangkan.
Pada tahun ini Pemerintah Kalurahan menyiapkan lokasi untuk membangun dua greenhouse tempat budi daya pertanian. Dalam penanaman ini, kalurahan akan menggunakan dana keistimewaan dari Pemda DIY.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono mengungkapkan upaya peningkatan ketahanan pangan di Gunungkidul terus dilakukan dengan satu di antaranya melalui program Lumbung Mataraman yang didanai dana keistimewaan Pemda DIY.
Hingga sekarang lumbung ini sudah dibangun di Kalurahan Bendung, Semin; Balong, Girisubo dan Kedungpoh di Kapnewon Nglipar. “Untuk tahun ini rencananya dibangun di Kalurahan Piyaman, Wonosari,” ungkapnya.
Menurut Raharjo, Lumbung Mataraman menggunakan konsep pertanian terpadu di suatu lokasi. Di lokasi tersebut tidak hanya tanaman pangan dan sejenisnya tetapi juga peternakan. Untuk programnya langsung diampu Pemda DIY tapi secara prinsip Lumbung Mataraman akan terus dikembangkan di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.