DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Kondisi Jalan Sentolo-Nanggulan yang terkena tanah longsor dan ditutup total, kini terdapat akses jalur darurat di sebelahnya yang dibangun secara swadaya oleh seorang warga di Kalurahan Wijimulyo, Rabu (29/1 - 2025).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Perbaikan Jalan Sentolo-Nanggulan Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon nanggulan, Kulonprogo, yang terputus akibat longsor pada Desember 2024 lalu rencananya baru akan dilakukan pada Februari 2025 ini.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Nurcahyo Budi Wibowo di Kulonprogo, Kamis, mengatakan perbaikan jalan provinsi Sentolo-Nanggulan yang longsor di wilayah Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, menjadi wewenang Pemda DIY, dalam hal ini DPUPESDM DIY.
"Dari hasil komunikasi, pengadaan penyedia jasa untuk proses perbaikan rencananya dilakukan pada Februari mendatang," katanya.
Menurut Nur, perbaikan jalan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Perkiraan tersebut berdasarkan hasil survei dan kajian yang sudah dilakukan.
"Kajiannya sudah dilakukan melalui konsultan perencana," katanya.
BACA JUGA: Jalan Sentolo-Nanggulan Putus, Warga Wijimulyo Bangun Jalan Darurat Pakai Uang Pribadi
Nurwahyudi mengatakan jalan tersebut longsor setidaknya dua kali dalam waktu berdekatan. Puncaknya terjadi pada 5 Januari 2025, dimana longsor menyebabkan badan jalan tersisa satu meter, sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan.
"Rencananya di Februari 2025 mulai dikerjakan untuk perbaikannya," kata Nur.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Budi Prastawa menjelaskan jalan tersebut longsor akibat hujan deras yang terus mengguyur selama beberapa hari.
"Selain itu, di bawah jalan tersebut ternyata banyak sumber mata airnya," kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian