Harga Sembako Mulai Naik, Bantul Siapkan Operasi Pasar
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Foto ilustrasi pemilahan sampah botol plastik - Freepik
Harianjogja.com JOGJA–Bakal ada dua fasilitas pengolahan sampah yang akan dioperasikan yaitu ITF Bawuran di Bantul dan Donokerto di Turi Sleman.
Pemda DIY mengatakan operasional fasilitas pengolahan sampah baru di Bawuran, Bantul bisa segera difungsikan pada tahun ini untuk mengatasi persoalan sampah.
Kepala Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Aris Prasena mengungkapkan, fasilitas ini ditargetkan beroperasi penuh pada 1 Maret 2025, setelah melalui uji komisioning pada 15–20 Februari 2025.
"Jika semua sesuai rencana, fasilitas yang dikelola oleh BUMD Bantul ini akan mulai beroperasi penuh pada 1 Maret," jelas Aris, Selasa (4/2/2025).
Fasilitas di Bawuran memiliki kapasitas pengolahan 49 ton sampah per hari, yang dapat ditingkatkan hingga 70 ton dalam tahap pengembangan. Sampah dari Kota Jogja diproyeksikan menjadi penyumbang utama dengan volume sekitar 40 ton per hari.
Selain di Bantul, Sleman juga tengah menyiapkan fasilitas pengolahan sampah di Donokerto. "Fisik bangunan sudah selesai. Alat-alat yang dibiayai dari dana keistimewaan DIY diharapkan tersedia pada awal tahun ini, sehingga dapat operasional penuh sebelum Juni," kata Aris.
BACA JUGA: Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di DIY Diperpanjang Lagi
Dengan beroperasinya dua fasilitas ini, diharapkan pengelolaan sampah di DIY menjadi lebih terkendali dan tidak lagi bergantung pada TPA Piyungan yang selama ini kerap mengalami kelebihan kapasitas. "Harapannya, tidak perlu lagi ada evakuasi darurat ke TPA Piyungan," ujar Aris.
Sekda DIY, Beny Suharsono menyebut, Pemda DIY telah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penanganan sampah. Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata.
“Penanganan sampah harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata, bukan sekadar retorika," kata Beny.
Ia juga menyebut bahwa permintaan tambahan kuota distribusi sampah ke TPA Piyungan telah difasilitasi. Namun, tumpukan sampah di beberapa depo, khususnya di Kota Jogja masih menjadi tantangan.
"Kemarin minta disposisi ke DLH untuk bantu kosongkan, minta 1.000 ton ternyata belum begitu berpengaruh," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP Bantul menyiapkan operasi pasar setelah harga ayam dan cabai mulai naik. Pemkab memastikan stok pangan tetap aman meski Program MBG kembali berjalan.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M