Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Presiden Prabowo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025. Inpres tersebut berdampak pada perubahan sejumlah agenda kerja di Kabupaten Sleman. Meski begitu, perjalanan dinas di DPRD Sleman tidak terpangkas.
Sekretaris DPRD Sleman, Muhamad Aji Wibowo mengatakan jumlah perjalanan dinas luar daerah di DPRD Sleman sangat minim sehingga tidak mungkin dilakukan pengurangan.
“Sudah sangat rasional perjalanan dinas di DPRD, setahun hanya 24 kali perdin. Jumlah ini jauh sekali kalau membandingkan dengan DPRD di daerah lain yang rata-rata bisa 24 kali dalam setahun,” kata Aji dihubungi, Rabu (5/2/2025).
BACA JUGA : Presiden Prabowo Pangkas Anggaran, ASITA DIY Prediksi Berdampak ke Sektor Wisata
Menurut Aji, DPRD Kabupaten/ Kota di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan luar Pulau Jawa memiliki rata-rata jumlah perjalanan dinas di atas 60 kali dalam setahun.
Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Tina Hastani mengatakan Pemkab Sleman telah menindaklanjuti Inpres No. 1/2025 dengan melakukan rasionalisasi terhadap APBD 2025 hingga 35%.
“Artinya setiap pemangku kepentingan di Kabupaten Sleman terkena rata-rata 35 persen rasionalisasi. Perjalanan dinas luar daerah terkena juga, cukup signifikan. Kalau perjalanan ke luar negeri tidak ada,” kata Tina.
Tina menambahkan pertemuan-pertemuan yang semula digelar di hotel juga terkena rasionalisasi. Begitupun kegiatan yang dapat Pemkab tunda karena tidak mendesak juga dirasionalisasi. “Perbaikan jalan tetap ada tapi tidak banyak,” katanya.
Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Suwarsono mengatakan Bidang Bina Marga mendapat pemangkasan Rp19,5 miliar dari total sekitar Rp61,5 miliar.
DPUPKP tidak sendirian, Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Sleman juga mendapat pemangkasan anggaran sebagai tindak lanjut Inpres No. 1/2025. Pelaksanaan program padat karya berkurang dari 17 lokasi menjadi tujuh lokasi sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.