Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Baznas/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Baznas Kota Jogja berkomitmen mempermudah masyarakat dalam bersedekah. Salah satunya dengan program terbaru Baznas Kota Jogja, yakni sedekah barang. Program ini akan dimulai pada hari Senin 17 Februari 2025.
Pelaksana Penghimpunan Baznas Kota Jogja, Muhaimi,n menjelaskan program baru ini bertujuan untuk lebih memudahkan masyarakat dalam bersedekah dengan apa yang dimiliki selain uang.
"Kami akan selalu berinovasi dalam menghimpun Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), agar dampaknya semakin luas dan langsung dirasakan oleh masyarakat," ujarnya, Jumat (14/2/2025).
Menurutnya, bersedekah tidak terbatas dalam bentuk uang, tetapi juga barang-barang yang dapat memberikan manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan. Barang-barang tersebut dapat berupa pakaian, tas, sepatu, barang-barang elektronik, atau barang apapun yang masih memiliki nilai jual dan masih bisa dimanfaatkan.
BACA JUGA: KUR BRI, Ini Syarat dan Daftar Plafon Cicilan dari Pinjaman Rp1 Juta hingga Rp500 Juta
Bahkan, dalam program ini juga menerima sampah anorganik dari masyarakat seperti botol bekas.
"Selain sebagai solusi dengan misi memberikan nilai manfaat pada barang yang tidak terpakai, hadirnya program ini juga untuk mengurangi volume sampah di Kota Jogja," katanya.
Untuk pendistribusian barang, Baznas Kota Jogja telah bekerja sama dengan para pengepul untuk menjual barang-barang tersebut. Uang hasil dari penjualan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program yang dijalankan oleh Baznas Kota Jogja.
"Kami juga telah bekerja sama dengan bank sampah di Jogja untuk nantinya menjual botol-botol bekas yang kami peroleh," bebernya.
Untuk semakin memudahkan masyarakat dalam bersedekah barang, pihaknya memberikan fasilitas layanan jemput barang.
"Jika masyarakat ada yang ingin mengakses layanan ini silakan menghubungi kami melalui nomor 085183336369 atau 085292290348. Layanan ini gratis," katanya.
Khusus untuk botol plastik, pihaknya telah menyediakan dropbox atau tempat untuk menaruh barang bekas dibeberapa titik lokasi seperti di Kantor Banzas Kota Jogja, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jogja, Masjid Pangeran Diponegoro Balaikota Jogja dan Masjid Al Barokah Demangan.
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung program sedekah barang ini karena dengan mendukung program tersebut berarti masyarakat juga berkontribusi pada kesejahteraan bersama.
"Bagi masyarakat yang memiliki barang-barang yang masih bagus namun masih belum maksimal digunakan, silakan menghubungi kami," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Wajah bengkak dan sembap bisa jadi tanda stres kronis. Simak penjelasan dokter dan dampaknya bagi kesehatan tubuh dan mental.
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Gerindra sidang anggota DPRD Jember yang viral merokok dan main gim saat rapat stunting. Publik menunggu sanksi dari majelis kehormatan.
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.