Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tim surveyor LAPKLIN meninjau Puskesmas Kraton, Kamis (20/2/2025)./ist Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Puskesmas Kraton mendapatkan akreditasi setelah menempati bangunan baru, menyusul sebelumnya Puskesmas Pakualaman yang juga diakreditasi. Akreditasi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, menjelaskan dengan tercapainya akreditasi ini, Puskesmas Pakualaman diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih berkualitas.
"Saya berharap, Puskesmas Kraton yang sudah terakreditasi ini otomatis sudah dapat melaksanakan operasional pelayanan kesehatan, begitupun di Puskesmas Pakualaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/2/2025).
BACA JUGA: Animo Masyarakat untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis Masih Minim
Pelaksanaan akreditasi ini menjadi syarat Puskesmas Pakualaman dan Puskesmas Kraton untuk melaksanakan atau memulai operasional pelayanan kesehatan di gedung yang baru.
"Semoga dengan fasilitas baru dan gedung yang lebih nyaman, masyarakat, baik di Kemantren Kraton maupun Kemantren Pakualaman, bisa menikmati layanan yang lebih baik dan berkualitas, sesuai dengan yang telah disediakan oleh pemerintah," tambahnya.
Kepala Puskesmas Kraton, Deo Hadi Nanda, menuturkan Puskesmas Kraton yang sebelumnya terletak di Jalan Musikanan, kini telah pindah ke gedung baru di Jalan Langenastran Kidul Nomor 3, Kelurahan Panembahan. Puskesmas Kraton menempati gedung baru dengan luas lahan 1300 meter.
“Terima kasih atas dukungan dari pemerintah serta Lembaga Akreditasi Puskesmas Klinik dan Laboratorium Indonesia [LAPKLIN] yang telah memfasilitasi proses akreditasi. Dengan adanya akreditasi ini, kami berharap puskesmas dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat Kota Jogja,” kata dia.
Surveyor Akreditasi dari LAPKLIN, Arlina Dewi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Puskesmas Kraton dengan berbagai sektor terkait. "Saya sangat mengapresiasi sinergitas yang terjalin antara Puskesmas Kraton bersama lintas sektor, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren, yang sangat mendukung proses akreditasi ini," ujarnya.
Kerja sama ini menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut. Dengan terakreditasi ini, Ia berharap sinergi ini dapat semakin mempererat hubungan antara Puskesmas, pemerintah, serta masyarakat, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Kota Jogja.
"Akreditasi ini bukan hanya sekadar pencapaian administratif, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat kerja sama untuk terus memberikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.
BTS menjadi grup pop pertama yang mencatat penjualan tiket kumulatif lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp8,95 triliun.
LHKPN mencatat harta Listyo Sigit Rp15,34 miliar, Dedi Prasetyo Rp13,05 miliar, dan Fadil Imran Rp9,96 miliar.
Kebakaran supermarket bangunan di Berbah, Sleman, masih ditangani. Damkar kesulitan menembus basemen karena akses sempit dan barang mudah terbakar.
Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh dan unggul selisih gol dari Malaysia.