Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul akan menyesuaikan jam belajar di sekolah selama Puasa. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan di Tahun Ajaran 2024-2025.
“Tidak ada libur selama sebulan penuh bersamaan dengan Puasa. Keputusan ini sudah sesuai dengan kebijakan yang disusun oleh Pemerintah Pusat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, Jumat (28/2/2025).
Dia menjelaskan, untuk libur berlangsung pada saat satu minggu pertama berpuasa. Selanjutnya, kata dia, para siswa masuk seperti biasa mulai 6-25 Maret 2024 dan dilanjutkan libur menyambut Lebaran. “Selama masuk sekolah saat Puasa jam belajar akan dikurangi lima menit untuk setiap satu jam mata pelajarannya,” katanya.
Menurut Nunuk, kebijakan ini dilaksanakan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri. Selain pengurangan jam belajar di sekolah, dia juga meminta kepada sekolah untuk menerapkan kegiatan yang bermanfaat seperti membaca Al-qur'an, pesantren kilat atau kajian keislaman bagi siwa yang beragama Islam.
Adapun untuk siswa yang beragama lain bisa melaksanakan kegiatan bimbingan Rohani sesuai dengan keyakinan masing-masing. “Tujuannya untuk meningkatkan iman dan takwa. Serta membentuk akhlak yang berkarakter mulia. Selain itu, juga bisa membentuk karakter kepimpinan yang baik,” katanya.
BACA JUGA: Ini Jadwal Libur Sekolah dan Pengurangan Jam Pelajaran Saat Puasa Ramadan di Bantul
Nunuk menambahkan, edaran tentang kegiatan belajar mengajar selama Puasa sudah diberikan ke sekolah-sekolah. Diharapkan kebijakan ini bisa diikuti dan terlaksana dengan sebaik-baiknya. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan sekolah bisa melakukan penyesuaian selama pelaksanaan ibadah puasa,” katanya.
Kepala SD Negeri 1 Wonosari, Joko Widiyanto mengatakan, sudah menerima edaran dari Dinas Pendidikan Gunungkidul berkaitan dengan penyesuaian jam belajar selama Bulan Puasa. Selain adanya pengurangan jam mata pelajaran, juga akan melaksanakan kegiatan kerohanian.
Kegiatan ini, sambung Joko, tidak hanya berlaku bagi murid yang beragama Islam. Pasalnya, siswa beragama lain juga ada kegiatan sama. “Untuk beragama Islam diisi pesantren Ramadan yang diisi berbagai kegiatan tentang tarikh, sejarah nabi hingga pendalaman salat berjemaah. Sedangkan untuk yang bukan Islam dilaksanakan kegiatan kerohanian sesuai dengan keyakinannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.