Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
FOTO: Suasana apel pegawai Pemkab Kulonprogo yang dipimpin Bupati Agung Setyawan pada Senin (3/3/2025).
Harianjogja.com, KULONPROGO–Pegawai Pemkab Kulonprogo mengalami pengurangan jam kerja selama Ramadan sebanyak lima jam dalam sepakannya. Sebelumnya jam kerja pegawai sebanyak 37 jam 30 menit dalam sepakan, sekarang jadi 32 jam 30 menit.
Pengurangan jam kerja ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/0330 yang sudah disampaikan ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kulonprogo menyebut pengurangan jam kerja ini sudah sesuai dan tidak akan mengurangi pelayanan yang ada selama Ramadan.
BACA JUGA: Rencana Pembangunan Embarkasi Haji di Kulonprogo Disetujui, Pemkab Siapkan Lahan
Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto menyampaikan pada Senin (3/3/2025) bahwa pihaknya juga akan meningkatkan pemantauan kedisiplinan pegawai selama Ramadan ini. “Sistem absensi pegawai sudah berbasis elektronik, sehingga pemantauan bisa dilakukan lebih mudah,” jelasnya.
Sudarmanto menyambut pihaknya akan mengevaluasi pegawai yang ketahuan mangkir kerja tanpa alasan jelas. “Absensi berbasis elektronik ini juga akan mereka kehadiran pegawai sesuai jam masuk dan pulangnya, tidak bisa menerima alasan tidak berangkat atau terlambat yang tidak sesuai,” terangnya.
BKPSDM Kulonprogo juga meningkatkan koordinasi dengan kepala tiap OPD, jelas Sudarmanto, untuk memastikan kedisiplinan pegawai yang ada terjaga selama Ramadan ini. “Jam kerja secara umum yang berubah hanya saat jam pulang yang jadi lebih awal yaitu 15.15 tiap harinya, saat berangkat masih sama sehingga pelayanan tetap berjalan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan saat memimpin apel pegawai pada Senin pagi menyampaikan agar kinerja yang dilakukan terukur dan terencana. “Saya hanya ingin membawa satu semangat untuk kebersamaan di Kulonprogo ini. dan yang paling penting adalah kita semua di Kulonprogo ini mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya.
Agung menyebut harmonisasi antar OPD juga akan dilakukannya dengan koordinasi bersama. “Penyamaan visi misi akan dilakukan karena saya juga baru, agar semuanya bisa berjalan dengan harmoni bersama,” ungkapnya.
Penyamaan visi-misi ini juga untuk menghasilkan kinerja yang optimal dan saling mendukung, menurut Agung, agar hasilnya maksimal untuk kesejahteraan masyarakat. “Evaluasi kinerja juga lebih mudah jika memiliki kesamaan visi-misi karena ukurannya jelas,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.