Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Suasana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sinduadi Timur pada Jumat (17/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap bergulir di Kota Jogja selama bulan Ramadan. Menu yang diberikan kepada siswa pun disesuaikan, yakni makanan kering.
Pantauan Harian Jogja, di SDN Kotagede II, Kamis (6/3/2025) memperlihatkan, menu MBG yang dibagikan kepada para siswa adalah dua sachet biskuit, satu kotak susu 115 ml, satu butir telur, dan dua biji buah kurma.
Koordinator Program MBG SDN Kotagede II Juli Surjani mengungkapkan hari ini adalah hari pertama pelaksanan MBG pada bulan Ramadan, dengan jumlah sasaran 227 siswa. Adapun pemilihan menu berupa makanan kering sengaja dilakukannya karena menu tersebut dinilai tepat diberikan saat bulan Ramadan.
BACA JUGA: Selama Ramadan, SPPG Adisutjipto Berikan MBG Dalam Bentuk Makanan Kering
"Bisa dinikmati saat berbuka puasa. Makanan ini akan dibagikan menjelang pulang sekolah," ujarnya saat ditemui di SDN Kotagede II, Kamis (6/3/2025).
Ia menyebut, para siswa antusias dengan program MBG. Meskipun, menu yang diberikan berupa makanan kering.
Lebih lanjut Juli mengungkapkan, terkait dengan pemberian MBG di sekolahnya. Program ini dinilai membantu orang tua untuk memastikan anak mendapat asupan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Namun, ada kekurangannya, yakni kantin sekolah yang menjadi sepi dan terancam tutup.
"Dengan adanya program ini, pemasukan kantin berkurang drastis. Bahkan, pengelola kantin sudah menyampaikan keluhan bahwa jika terus begini, mereka bisa terpaksa menutup kantin," katanya.
Juli berharap, ke depan, menu makanan perlu dibuat lebih variatif. Hal ini untuk mencegah siswa bosan dengan menu yang ada.
"Untuk anak-anak kelas kecil, porsinya juga harus disesuaikan karena ada yang masih kesulitan menghabiskan makanannya. Sementara, anak kelas besar kadang merasa porsinya kurang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.