Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul tidak mematok target khusus untuk penyiapan infrastruktur jelang Lebaran 2025. Pasalnya, hampir 80% anggaran penanganan jalan yang dimiliki terpangkas untuk program efisiensi.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, adanya efisiensi anggaran yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat berdampak terhadap kegiatan perbaikan jalan. Pasalnya, hampir 80% anggaran yang dimiliki ikut terpangkas sehingga program tidak bisa dijalankan.
Menurut dia, seharusnya di tahun ini mendapatkan pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp24.611.747.000. Rencananya, pagu dipergunakan memerbaiki ruas jalan kabupaten di Kapanewon Ponjong dengan panjang sekitar delapan kilometer.
“Pagu ini terbagi menjadi tiga paket pengerjaan dan semuanya berada di Kapanewon Ponjong,” katanya, Jumat (7/3/2025).
Dalam perkembangannya, kata Wadiyana, rencana perbaikan tersebut gagal terlaksana. Hal tersebut dikarenakan adanya instruksi presiden berkaitan dengan penghematan anggaran yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.
“Jadi kita ikut terkena dampaknya. Program perbaikan jalan menggunakan DAK gagal terlaksana di tahun ini,” katanya.
Oleh karena itu, tidak ada target khusus untuk penyiapan infrastruktur jelang Lebaran 2025. Wadiyana mengungkapkan, untuk mempermudah akses sudah disiapkan program penambalan jalan.
BACA JUGA: 431,2 Km Jalan di Gunungkidul Rusak
Hanya saja, ia tidak merinci berapa ruas panjang jalan yang akan ditambal. Dia berdalih untuk program ini hanya dialokasikan anggaran Rp300 juta sehingga penambalan dilakukan untuk yang darurat dan mendesak.
“Mudah-mudahan anggarannya bisa ditambah. Tapi, untuk saat ini dalam pelaksanaan penambalan jalan, kami tidak mematok berapa panjang yang harus selesai dikerjakan,” katanya.
Menurut dia, alokasi anggaran yang ada masih bisa berubah. Ia berharap program perbaikan tetap bisa dijalankan sehingga jalan di Gunungkidul dapat semakin baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Vietnam mempertahankan gelar Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand dan menang agregat 4-2 di final.
APBD Perubahan Kulonprogo 2026 mengalokasikan Rp8 miliar untuk Bank BPD DIY dan Bank Kulonprogo, tetapi dasar hukumnya disorot DPRD.
Bhutan dinobatkan sebagai negara paling tenang di dunia versi Noise-Free Nations Index 2026 dengan skor 89,44. Simak 10 negara paling tenang dan alasannya
Desta resmi keluar dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Presenter itu minta publik tak berspekulasi. Hubungan dengan keluarga VINDES tetap baik