Jadwal Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Singapura hingga Bangladesh
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di babak grup.
Koperasi - Ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 75 koperasi di Bantul dihapus oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan karena kepengurusan yang sudah tidak aktif.
"Untuk program Koperasi Merah Putih tiap desa kami masih menunggu petunjuk teknis, namun bagi kami di Bantul kemarin sudah menghapus 75 koperasi yang tidak aktif sama sekali," kata Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Fenty Yusdayati di Bantul, Selasa (11/3/2025).
Pihaknya tidak merinci detail jenis koperasi yang dihapus tersebut, namun dia menyebut kebijakan itu diambil karena sudah tidak ada kegiatan usaha, tidak ada rapat anggota tahunan (RAT), bahkan sebagian sudah tidak ada papan nama koperasi.
"Kemudian pengurus tidak ada lagi, sehingga kita tutup, takutnya nanti pertama masyarakat tertipu, kemudian yang kedua IKU (Indikator Kinerja Utama) kami jadi tidak baik, sehingga 75 koperasi kita hapus," katanya.
Dia mengatakan, penghapusan puluhan koperasi tidak aktif tersebut saat ini sedang berproses di pemerintah pusat, dan dengan dihapusnya koperasi tersebut, maka jumlah koperasi di Bantul saat ini tercatat sekitar 280-an unit.
BACA JUGA: Ternyata Cuaca Panas Ekstrem Bisa Mempercepat Penuaan
"Kalau Bantul itu totalnya 360 koperasi terus penghapusan 75 sudah berproses sampai Jakarta, sehingga dalam waktu dekat akan keluar penutupan. Jadi tinggal 200-an koperasi yang aktif," katanya.
Meski demikian, kata dia, diakui dari koperasi yang ada tersebut pihaknya masih memetakan berapa jumlah koperasi yang kurang sehat dan perlu langkah dari pemerintah, dan berapa koperasi yang sehat dan menjadi soko guru perekonomian.
"Kami masih data koperasi sehat berapa, yang tidak sehat ada berapa. Koperasi di Bantul itu paling banyak koperasi konsumen, kemudian simpan pinjam, produsen, kemudian ada koperasi jasa. Jadi ada beberapa jenis koperasi di Bantul," katanya.
Terkait dengan program Koperasi Merah Putih di tiap desa, kata dia, nantinya pihaknya akan mengembangkan koperasi yang sudah ada dan memang sudah aktif berkegiatan, dan tidak mendirikan koperasi baru.
"Untuk koperasi merah putih di masing masing desa kami tinggal menunggu juknisnya, tapi menurut Pak Menteri Koperasi, bisa koperasi baru atau koperasi yang lama dikembangkan, kami cenderung koperasi lama kita aktifkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jadwal lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di babak grup.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.