Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Aparatur Sipil Negara (ASN) akan menjalani work from anywhere (WFA) menjelang dan pasca Lebaran. Diharapkan melalui kebijakan ini, kepadatan arus mudik dapat dipecah dan lebih merata.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan kebijakan WFA bertujuan untuk mendistribusikan perjalanan para pemudik sehingga tidak menumpuk di libur Lebaran. “Jadi kami target dari tanggal 24. Kami memprediksi perjalanan mulai muncul pada 21 Maret [Jumat],” ujarnya saat ditemui di kompleks Kepatihan, Rabu (12/3/2025).
WFA juga rencananya akan diperpanjang pasca Lebaran, untuk mengurai perjalanan pada arus balik. “Setelah kami lihat, ternyata antara perjalanan mudik dan balik, punya jumlah yang cukup besar juga. Sehingga kami sekarang sedang berbicara dengan stakeholder untuk mengantisipasi termasuk WFA saat arus balik,” katanya.
Namun untuk durasi WFA pasca Lebaran, saat ini belum diputuskan dan masih dalam proses pembahasan pihak terkait. “Ini masih digodok oleh Men-PANRB [Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi]. Sementara ini belum bisa diumumkan,” katanya.
BACA JUGA: Tenda Pasar Ramadan di Alun-Alun Wates Ditabrak, Sopir Diduga Mabuk
Pada Lebaran 2025, diprediksi ada sekitar 146 juta penduduk Indonesia yang akan melakukan perjalanan, baik perjalanan mudik maupun liburan. Namun ia tidak merinci berapa banyak perjalanan tersebut yang bertujuan masuk DIY.
Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menuturkan dengan adanya WFA tersebut, diharapkan tidak ada puncak kepadatan arus mudik. “Peak-nya [ puncak arus mudik] tidak akan terjadi. Ada pemecahan. Makin tenang kita untuk pengamanan lalu lintas,” ujarnya.
Secara empiris, arus mudik di Jogja biasanya terjadi dua hari setelah wilayah Jawa Tengah. “Contohnya sekarang Jawa Tengah lagi sibuk-sibuknya, Jogja tidak ada apa-apa. Dua hari kemudian, di sana sudah tenang, baru kita sibuk,” paparnya.
Pengamanan arus mudik saat ini juga sudah dibantu teknologi sehingga semakin mudah. “Sekarang kita punya CCTV, semuanya terpantau. Ada indikator hijau, kuning, merah. Begitu kuning, dia memberi warning ke kami untuk menyiapkan diri,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.