Koperasi Mina Bahari 45 Bikin Nelayan Pantai Depok Makin Sejahtera
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Sejumlah sampah menumpuk di timur Jembatan Gembiraloka Zoo, Gedongkuning, Banguntapan, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL–Selama libur Lebaran 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul memperkirakan akan terjadi peningkatan sampah di pantai selatan Bantul. DLH Bantul mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ada untuk mengolah sampah tersebut.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengungkapkan pihaknya memperkirakan akan terjadi kenaikan sampah sekitar 10% dari total produksi sampah Bantul yang mencapai 150 ton per hari.
BACA JUGA: Ribuan Penggerobak Sampah di Jogja Siap Bekerja, Pemkot Siapkan Fasilitas
“Untuk Lebaran 2025, kami memprediksi ada peningkatan volume sampah karena aktivitas selama Lebaran,” katanya, Selasa (18/3/2025).
Bambang mengaku aktivitas selama hari besar keagamaan tersebut diperkirakan akan meningkatkan volume sampah di sana. Selain itu, menurut Bambang, selama libur Lebaran, diperkirakan pula ada peningkatan volume sampah yang dihasilkan dari kunjungan wisatawan di pantai selatan Bantul.
Untuk itu, Bambang mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah di sana. Bambang mengaku di sana akan ditempatkan anggota Tim Satuan Tugas (Satgas) Darurat Sampah yang akan mengangkut sampah yang ada di sana.
Bambang memastikan anggota Satgas tersebut akan bersiaga di posko lebaran yang ada di sana untuk memastikan kebersihan di pantai selatan Bantul tetap terjaga.
Dia berharap selama libur Lebaran, wisatawan dapat tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Apabila ada tumpukan sampah, dia meminta agar wisatawan segera menyampaikan kepada anggota Satgas terkait untuk segera mengangkut sampah tersebut.
Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul tersebut memastikan Pemkab Bantul mampu mengolah seluruh sampah yang ada selama libur Lebaran dengan TPST yang tersedia.
“Kami mengupayakan mengolah sampah tersebut di ITF Bawuran dan TPST lain yang ada,” katanya.
Senada, Kepala Seksi Promosi dan Informasi Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Markus Purnomo Adi mengaku ada 33 orang petugas yang akan disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan sampah pantai selatan Bantul selama libur Lebaran 2025.
“Kami berharap sampah yang dibawa pengunjung dapat ditaruh di tempat yang sudah tersedia, sehingga memudahkan petugas kebersihan mengambilnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.