Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Tanah Longsor - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat ada beberapa potensi bencana di jalur untuk masuk ke wilayah Bumi Handayani.
Potensi kebencanaan ini sudah dilaporkan dalam rapat koordinasi lintas sektor menyambut Perayaan Idulfitri yang digelar beberapa waktu lalu.
“Potensi kebencanaan ini sudah kami laporkan untuk menjadi bagian mitigasi selama perayaan berlangsung,” kata Kepala Bidang kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi, Rabu (19/3/2025).
Dia menjelaskan, untuk peta rawan longsor bisa terjadi di Jalur Utama Jogja-Wonosari. Kajian itu bukan tanpa alasan karena peristiwa longsor pernah terjadi di jalur ini sehingga potensi pengulangan masih memungkinkan.
“Potensi longsor masih sangat mungkin karena lokasi jalur ada yang di wilayah perbukitan. Selain jalur Jogja-Wonosari, potensi longsor juga berpotensi terjadi di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kapanewon Gedangsari,” ungkapnya.
Menurut Sumadi, potensi bencana tidak hanya longsor. Pasalnya, kerawanan lain seperti pohon tumbang juga patut diwaspadai karena saat sekarang masih musim hujan.
Jalur masuk Gunungkidul yang rawan pohon tumbang di antaranya di jalur utama Jogja-Wonosari. Adapun selanjutnya, ada di Kapanewon Purwosari, Panggang, Semin dan Ngawen.
BACA JUGA: Ini Penyebab Perusahaan Pengemas Minyakita Kurangi Takaran Menurut Kemendag
“Untuk jalur zona selatan memang ada perbukitan, tapi konturnya bebatuan sehingga tidak mudah longsor. Tetapi, potensi pohon tumbang tetap harus diwaspadai,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, R Agus Hendro K mengatakan, sudah ada koordinasi dengan Satlantas Polres Gunungkidul untuk kelancaran arus lalu lintas saat perayaan Idulfitri. Beberapa rekayasa lalu lintas sudah dipersiapkan untuk mengurangi risiko kepadatan laju kendaraan. “Terus ada koordinasi termasuk pemetaan jalur-jalur yang dianggap rawan,” katanya.
Hendro mengungkapkan, untuk kelancaran lalu lintas, rencananya di jalur utama Jogja-Wonosari ada kebijakan larangan kendaraan angkutan barang beroperasi. Kebijakan ini sesuai dengan arahan dari Kementerian Perhubungan RI.
“Tujuannya biar lancar. Penerapannya hanya sementara beberapa hari sebelum dan sesudah Lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.
Alex Marquez mengalami patah tulang selangka dan retak leher usai kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2026.
Jadwal pemadaman listrik Sleman hari ini berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB. Berikut daftar dusun terdampak pemeliharaan PLN.