Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Kantor BPBD Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBD) Kabupaten Bantul siaga 24 jam menghadapi potensi cauca ekstrem saat libur Lebaran 2025 ini.
"Selama menghadapi potensi cuaca ekstrem, BPBD Bantul selalu siap dengan Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) selama 24 jam selaku penerima informasi kejadian," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.
Menurut dia, selain itu tim reaksi cepat (TRC) yang ada di masing masing wilayah siap untuk melakukan asesmen dan ikut juga penanganan ketika dilaporkan terjadi kejadian bencana dampak cuaca ekstrem.
"Kita juga ada enam pos sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan (damkarmat) serta satu pos induk yang berkolaborasi dengan 75 kelurahan serta forum pengurangan resiko bencana (FPRB)," katanya.
Antoni mengatakan kejadian yang perlu diwaspadai dampak cuaca ekstrem adalah adanya angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, kemudian hujan deras yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor.
BACA JUGA: Satker PJN Antisipasi Luapan Lumpur di JJLS Kelok 23 Bantul Selama Libur Lebaran 2025
"Semua wilayah di Bantul perlu mewaspadai adanya potensi dampak banjir, longsor dan angin kencang. Untuk longsor dan banjir perlu diwaspadai di wilayah Pundong, Imogiri, Piyungan maupun Dlingo," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, untuk kekuatan personel dari BPBD Bantul seluruhnya sebanyak 180-an orang, semua personel tersebut disiagakan menghadapi potensi cuaca ekstrem selama bulan puasa hingga libur Lebaran 2025.
"Untuk personel seperti yang saya sampaikan kami 'standby' 24 jam di pos kami masing-masing, serta dibantu pos pos pantau yang didirikan oleh masyarakat," katanya.
BPBD Bantul juga berharap masyarakat agar selalu memperhatikan update prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terutama di daerah selatan tentang kapan tingginya gelombang air laut.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.