28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Komputer Tablet - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul akan kembali menyelenggarakan Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tahun 2025 dalam dua sesi. Hal itu dilakukan lantaran ketersediaan komputer di sekolah masih terbatas.
Kepala Bidang SD, Disdikpora Bantul, Edi Sutrisno mengaku beberapa sekolah di Bantul kembali menyelenggarakan ASPD dalam dua sesi seperti tahun lalu. Hal itu lantaran ketersediaan komputer untuk menunjang penyelenggaraan ASPB masih terbatas.
BACA JUGA: Disdik Gunungkidul Tetap Gelar ASPD Tahun Ini, Berikut Jadwal Ujiannya
“Ada yang satu sesi, ada yang dua sesi tergantung jumlah muridnya. Sekolah dikondisikan agar mengupayakan maksimal dua sesi, biar tidak terlalu sore,” katanya, Kamis (20/3/2025).
Dia mengaku kebutuhan komputer sebagai prasarana penunjang pendidikan masih tinggi di Bantul. Dia mengaku rata-rata SD di Bantul hanya memiliki 50% komputer dari jumlah siswa yang ada. Karena itu, ASPD diselenggarakan dalam beberapa sesi.
“Kami berupaya menambah komputer, namun anggaran yang ada terbatas,” katanya.
Edi mengaku pengadaan komputer untuk SD masih terbatas. Tahun 2024 pengadaan komputer hanya mencapai 32 unit dari APBD Bantul dan 15 unit dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantul.
Sementara Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengaku penyelenggaraan ASPD diselenggarakan dalam beberapa sesi tahun ini. ASPD untuk siswa jenjang SMP pada 5-7 Mei 2025 dan jenjang SD pada 19-21 Mei 2025.
Kemudian menurut Nugroho, para guru di jenjang SMP juga telah mengadakan bedah kisi-sisi ASPD 2025, dan mengadakan try out ASPD 2025 sebelumnya.
“Try out telah diselenggarakan dengan diikuti guru mata pelajaran ASPD dan siswa kelas 9 se-Bantul,” ujarnya.
Pihaknya juga mengantisipasi adanya gangguan sinyal dan listrik selama penyelenggaraan ASPD dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kita selalu mengirim surat ke PLN, dan Diskominfo untuk menjaga kestabilan arus listrik dan internet selama ASPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.