Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Bus sekolah di Kulonprogo./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO–Satu unit bus sekolah diterima Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo yang akan difungsikan sebagai angkutan sekolah. Bus itu berasal dari hibah Kementerian Perhubungan yang baru diterima pada awal 2025 ini.
Hibah ini menambah bus sekolah di Kulonprogo yang kini jadi tiga unit. Penambahan ini mengakomodasi peningkatan siswa yang menggunakan armada ini untuk berangkat dan pulang sekolah.
BACA JUGA: Keamanan Lebaran Jadi Perhatian Polres Kulonprogo, Masyarakat Diminta Waspada
Kepala Bidang Angkutan dan Parkir Dishub Kulonprogo, Sri Wahyuniarto menjelaskan pada Kamis (20/3/2025) bahwa tiap bus sekolah yang beroperasi berkapasitas 20 siswa. “Tapi karena peminatnya tinggi bisa lebih dari itu sehingga mesti ada yang berdiri, penambahan ini membantu kami memenuhi kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Penambahan bus sekolah ini mengurangi beban anggaran yang mesti dikeluarkan jikan melakukan pengadaan. Wahyu menyebut biaya pengadaan bus sekolah bisa mencapai Rp600 juta.
Hibah ini membuat keuangan Pemkab Kulonprogo lebih ringan sehingga Dishub akan terus menjaga asetnya itu agar terus maksimal fungsinya. “Tinggal pemeliharaan dan operasional untuk pembiayaan yang besarnya Rp150 ribu per harinya,” terang Wahyu.
Penambahan bus sekolah terus diupayakan Dishub Kulonprogo, jelas Wahyu, yang pada 2026 direncanakan dengan Dana Keistimewaan (Danais). “Untuk yang angkutan sekolah ada rencana dengan Danais pada 2026 ini masih kami usulkan,” paparnya.
Upaya tersebut karena bus sekolah memiliki banyak manfaat, sambung Wahyu, dari mengurangi ongkos pelajar, meningkatkan keamanan lalu lintas, hingga mencegah kecelakaan.
Sementara Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Priyana menyebut kecelakaan lalu lintas pada pelajar cukup tinggi. “Kejadiannya paling banyak saat waktu berangkat dan pulang sekolah, kami terus berupaya untuk meminimalisirnya,” katanya.
Upaya meminimalisir kecelakaan lalu lintas pada pelajar ini, sambung Priya, dilakukan dengan edukasi ke sekolah-sekolah. “Lewat bus sekolah ini juga kami kira berkontribusi untuk meminimalkan kejadian laka tersebut,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.