Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Kondisi Pos Pelayanan yang didirikan jajaran Polres Gunungkidul di kawasan Terminal Dhaksinarga di Kapanewon Wonosari. Rabu (26/3/2025) Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Polres Gunungkidul siap mengamankan pelaksanaan Libur Lebaran 2025. Untuk pengamanan sudah mendirikan enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
Kabag Ops Polres Gunungkidul, Kompol Mustaqim mengatakan, sudah melakukan pemetaan untuk pengamanan Lebaran. Selain itu, juga telah melaksanakan Operasi Ketupat Progo yang berlangsung mulai 23 Maret sampai 8 April 2025. “Operasi ketupat berlangsung selama 17 hari,” katanya, Rabu (26/3/2025).
Mustaqim menjelaskan, untuk kelancaran juga sudah membuat enam pos pengamanan. Pos ini berada di Hargodumilah di Kapanewon Patuk; Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen; Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari.
BACA JUGA: Takbir Keliling Diperbolehkan di Gunungkidul, Pelaksanaan Dibatasi Hingga Pukul 23.00 WIB
Selain itu, juga ada pos pam di Trowono di Kalurahan Karangasem, Paliyan; Pulangsawal di Kapanewon Tepus dan Rest Area. “Kami juga mendirikan pos pelayanan di Terminal Dhaksinarga, Wonosari. Jadi ada enam pos pam dan satu pos pelayanan,” katanya.
Menurut dia, dengan adanya persiapan ini diharapkan pelaksanaan Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar. “Tentu kalau ada kepadatan arus lalu lintas juga ada upaya mengurainya agar semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto mengatakan, dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2025 sudah menyiapkan 600 personel gabungan untuk pengamanan. Sejumlah strategi sudah dipersiapkan agar pelaksanaan libur Lebaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Harapannya juga untuk menjaga kondusifitas arus mudik ataupun balik yang lancar, serta menurunnya jumlah pelanggar dan laka lantas, serta angka fatalitas dapat ditekan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, untuk kelancaran arus kendaraan selama perayaan Idulfitri ada kebijakan pembatan operasional kendaraan angkutan barang. Hal ini sesuai dengan surat keputusan bersama yang ditandantangani oleh Kementerian PUPR, Polri dan Kementerian Perhubungan.
“SKB ini berisikan tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2025,” kata Bayu.
Dia menjelaskan, didalam surat tersebut ada ketentuan tentang pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di Jalan Jogja-Wonosari. Kebijakan ini berlaku mulai Senin pukul 00.00 WIB hingga 8 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Sesuai dengan ketentuan, selama aturan berlaku, maka kendaraan angkutan barang seperti truk muatan pasir, tanah, batu; angkutan hasil tambang hingga bahan bangunan dilarang melintas. Adapun pengecualian berlaku untuk angkutan kendaraaan mudik gratis, BBM, peternakan hingga truk pengangkut bahan pokok.
“Upaya pengawasan akan terus kami lakukan. Sebab, kebijakan ini dibuat untuk kelancaran arus lalu lintas selama arus mudik maupun balik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.