Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Bupati Kulonprogo Dr. R. Agung Setyawan, S.T.,M.Sc.,M.M. dan Wakil Bupati Kulonprogo Ambar Purwoko./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, memastikan posko pelayanan, posko pengamanan dan pos pantau di wilayah ini siap memberikan pelayanan kepada pemudik dan wisatawan selama perayaan Idulfitri 2025.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengatakan dirinya dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) telah melaksanakan pemantauan pospam Temon, Pos Pelayanan (Posyan) Dinas Perhubungan, Pospam Terminal Wates dan Pospam Sentolo.
"Pospam dan posyan yang ditinjau telah memenuhi persyaratan untuk siap melayani pemudik, utamanya dari fasilitas dan pengelolaan sumber daya manusia untuk penjagaan pospam," kata Agung, Kamis (27/3/2025).
BACA JUGA: Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Ia mengatakan pemkab telah berkoordinasi secara intensif dengan Polres Kulonprogo dalam memastikan kelancaran aktivitas masa libur Lebaran. Salah satunya dengan menempatkan sejumlah petugas di Pospam hingga posyan.
Adapun petugas yang dilibatkan berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), bahkan sampai anggota Pramuka. Namun di tiap pos tetap didominasi oleh petugas dari Polri dan TNI.
"Mereka sudah mengatur waktu bertugas di mana nantinya akan ada pergantian petugas jaga," katanya.
Pemkab Kulonprogo telah memastikan berbagai persiapan sektor lain untuk menyambut pemudik, salah satunya adalah sektor pariwisata. Pemkab akan melakukan tindakan bagi para pelaku wisata yang dengan sengaja memberikan tarif wisata lebih tinggi dari yang sudah ditentukan.
Sektor pariwisata dari yang skala besar hingga skala pokdarwis di Kulonprogo semuanya telah berbenah dan bersiap menyambut momen hari raya Idulfitri 2025.
“Kemarin kami sudah melakukan satu kontrol dan memberikan satu peringatan agar segala sesuatunya tetap terkontrol tidak memukul harga tinggi. Tarif makan, tarif masuk, itu sudah ada ketentuannya, dan nanti kalau ada kejadian yang dirugikan segera melapor untuk kita tindak lanjuti," kata Agung.
Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Priya Tri Handaya memperkirakan arus mudik di wilayahnya tidak akan terjadi kepadatan yang signifikan.
Puncak arus mudik di wilayah Kulonprogo akan terjadi pada 28 Maret atau bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Sedangkan kepadatan saat liburan diprediksi terjadi saat H+2 Lebaran.
"Kami justru lebih mengantisipasi saat Arus Balik serta H+2 Lebaran," kata Priya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Harga emas perhiasan hari ini Jumat 31 Juli 2026 naik tipis. Emas 24 karat di Lakuemas Rp2,227 juta dan Rajaemas Rp2,265 juta per gram.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.