Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Pengunjung berinteraksi dengan koleksi satwa yang ditampilkan di Suraloka Interactive Zoo, Minggu (30/3/2025). -Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA–Menyambut libur Lebaran yang bersamaan dengan musim pancaroba dan ancaman cuaca ekstrem, sejumlah pengelola wisata di Jogja mengaku telah menyiapkan berbagai strategi guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Salah satunya adalah Suraloka Interactive Zoo yang menawarkan pengalaman wisata yang tetap menarik meskipun cuaca tak menentu.
General Manager Suraloka Interactive Zoo, Endra Sutapa, mengungkapkan pengelolaan ruang di area wisata menjadi salah satu kunci dalam menghadapi musim hujan. Dengan luas sekitar 6.800 meter persegi, Suraloka Interactive Zoo menerapkan desain tata letak yang indoor dan outdoor kepada para pengunjung.
“Outdoor-nya kalau musim penghujan tentu saja menjadi ada halangan. Namun, kami telah mengantisipasi dengan menyediakan mantel hujan bagi setiap pembelian tiket. Dengan mantel, pengunjung tetap bisa menikmati area outdoor tanpa khawatir basah kuyup,” ujar Endra, Minggu (30/3/2025).
Selain area terbuka, Suraloka Interactive Zoo juga memiliki berbagai zona indoor yang bisa menjadi pilihan pengunjung saat hujan turun. Zona-zona tersebut mencakup koleksi hewan nokturnal, reptil, dn aquatik.
Terkait dengan tingkat kunjungan, Endra menyebutkan bahwa Suraloka Interactive Zoo memiliki dua jenis pengunjung utama, yakni wisatawan umum dan rombongan sekolah yang datang untuk kegiatan edukasi. Pada hari biasa, kunjungan didominasi oleh sekolah, sementara pada akhir pekan dan musim liburan, mayoritas pengunjung berasal dari keluarga dan wisatawan luar kota.
“Rata-rata kunjungan harian mencapai 1.000 hingga 1.500 orang. Pada momen tertentu, seperti awal pembukaan, jumlahnya bisa mencapai 5.000 hingga 6.000 pengunjung per hari. Namun, seiring dengan kebiasaan wisatawan yang mencari pengalaman baru, angka ini mengalami fluktuasi,” jelasnya.
Untuk menghadapi libur Lebaran tahun ini, Suraloka Interactive Zoo menargetkan jumlah pengunjung minimal 3.000 orang per hari. Dengan koleksi lebih dari 250 jenis satwa, termasuk hewan kecil hingga mamalia besar, destinasi ini tetap optimistis mampu menarik wisatawan yang mencari pengalaman unik dalam wisata edukatif.
Dengan strategi yang telah disiapkan, pengelola wisata di Jogja berharap musim libur Lebaran tetap memberikan pengalaman menyenangkan bagi wisatawan, meskipun cuaca masih dalam transisi ke musim pancaroba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.