UKDW Jogja Buka Prodi Teknologi Pangan, Fokus Inovasi Pangan
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan tumpukan sampah di sudut gapura pintu masuk Jalan Dagen Malioboro pada Selasa (1/4/2025) dini hari. Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Tumpukan sampah yang dibuang sembarangan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat tumpukan sampah berserakan di sudut gapura pintu masuk Jalan Dagen kawasan Malioboro, Jogja, pada Selasa (1/4/2025) dini hari.
Tumpukan sampah yang terdiri dari plastik, bungkus makanan, serta sisa-sisa kemasan lainnya menumpuk di satu titik. Keberadaan sampah ini menimbulkan keprihatinan, mengingat Malioboro merupakan kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.
Kepala UPT Cagar Budaya Malioboro, Ekwanto, menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait dengan penemuan tumpukan sampah tersebut. Meski demikian, ia menyebut bahwa kawasan Malioboro akan tetap bersih selama momentum libur Lebaran tahun ini. "Untuk kasus tersebut nanti akan kami komunikasikan. Kami pastikan Malioboro tetap bersih," ujar Ekwanto, Selasa (1/4/2025).
Ekwanto mengaku telah mengerahkan patroli kebersihan untuk memastikan kawasan Malioboro bebas dari sampah. Patroli ini telah dimulai sejak H-7 Lebaran dan akan terus berlangsung hingga H+7 Lebaran, dengan tim kebersihan yang bekerja selama 24 jam. "Kalau sampahnya penuh akan kami kurangi. Karena setiap hari ada pasukan sepeda yang menyisir sampah dan kami melakukan penyisiran itu selama 24 jam," jelasnya.
BACA JUGA : Lebaran Hari Kedua, Harga Berbagai Jenis Daging Naik
Lebih lanjut, Ekwanto mengimbau para pengunjung, baik wisatawan maupun masyarakat setempat, agar tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan Malioboro. "Kami jamin Malioboro tetap bersih. Tapi untuk yang ada di video itu, sampai sekarang belum ada laporan resmi," katanya.
Ekwanto juga berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan semakin meningkat. Menurutnya, kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. "Sampah bukan hanya menjadi problem pemerintah saja, tetapi masyarakat juga harus ikut berperan. Dengan begitu, Malioboro tetap nyaman bagi semua," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.