PEREKONOMIAN DAERAH: Budaya Jadi Keunikan Transformasi Ekonomi DIY
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda, sedang menyampaikan gagasan Dewan mengenai kewajiban tamu yang berkunjung untuk membeli produk UMKM di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sleman, Jumat (11/4/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman sedang merancang formula agar para tamu yang berkunjung membeli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dipamerkan secara terjadwal di lantai dua gedung DPRD.
Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda, mengatakan pihaknya sedang merancang sistem penjualan produk UMKM yang direncanakan berada di lantai dua gedung DPRD.
BACA JUGA: Sampaikan Pidato Perdana di Rapur DPRD Sleman, Ini yang Disampaikan Bupati Harda Kiswaya
“Lantai dua kan ada ruang tamu dan tertutup. Itu akan kami buka. Tamu-tamu selama ini duduk di luar. Besok akan duduk di dalam sembari melihat produk UMKM,” kata Ganda ditemui di Ruang Rapat Paripurna, Jumat (11/4/2025).
Gagasan tersebut menjadi wujud dukungan legislatif terhadap program Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang menginginkan UMKM naik kelas, utamanya dari segi rasa produk makanan atau minuman dan packaging.
“Kami masih berdiskusi. Nanti kami akan menata setting tempat UMKM. Ada tempat ngopi, sambil duduk, dengan produk UMKM di tempat yang sama,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Sleman, Tina Hastani, mengatakan ide yang digagas DPRD Sleman tersebut bagus dan perlu diwujudkan. Dengan pembuatan ruang display atau dagang, produk UMKM Sleman akan semakin dikenal.
Selain itu, pelaku UMKM juga akan mendapat edukasi secara tidak langsung. Pasalnya, mereka harus memperhatikan betul kualitas produk dari segala aspek. Dengan begitu, tamu yang datang akan merasa puas dan berpotensi membeli produk tersebut di kemudian hari.
“Pelaku UMKM akan belajar untuk go public. Mereka harus bisa meningkatkan daya saing dengan memperbaiki kualitas dan dengan begitu semakin dikenal,” kata Tina.
Tina menambahkan Dinkop UKM saat ini sedang merancang acara pameran produk UMKM. Dalam acara ini, mereka akan mengangkat Kopi Merapi. Hanya, dia belum dapat menyampaikan konsep acara dan waktu pelaksanaannya.
“Yang jelas kami akan menggelar event lagi. Kami sedang membuat rencana kerjanya. Terlalu dini kalau saya sampaikan sekarang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.