Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Kondisi jembatan rusak akibat banjir beberapa waktu lalu yang menghubungkan Dusun Sentulrejo dan Dusun Kedungpring di Kelurahan Bawuran, Pleret, Bantul, Sabtu (12/4/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Dua jembatan di wilayah Kapanewon Pleret, Bantul yakni Jembatan Kedungpring dan Jembatan Kali Pesing disebut bakal segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bantul. Kedua jembatan itu terutama jembatan Kali Pesing ambrol beberapa waktu lalu akibat banjir yang melanda wilayah setempat.
Panewu Pleret, Evie Nur Siti Fatonah menjelaskan, kedua jembatan tersebut telah dikaji oleh Komisi A DPRD Bantul dan BPBD Bantul dalam kunjungan lapangan baru-baru ini. Ia menyebut Jembatan Kedungpring, yang menghubungkan Dusun Sentulrejo dan Dusun Kedungpring di Kelurahan Bawuran, sudah dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bantul tahun ini dan akan segera diperbaiki.
BACA JUGA: Anak Balita Tercebur Sungai Belik Pleret Bantul Masih Dicari Tim SAR hingga Sore Ini
“Kalau tidak segera dibangun, sayap jembatan bisa longsor dan mengancam struktur jalan air peninggalan Belanda yang melintas di bawahnya. Ini sangat rawan,” ujar Evie, Sabtu (12/4/2025).
Sementara Jembatan Kali Pesing yang mengarah ke wilayah Sosok menjadi sorotan karena struktur air kuno di bawah jembatan telah roboh di bagian selatan. Bangunan ini selama ini berfungsi sebagai saluran irigasi utama bagi lahan pertanian setempat.
“Yang di Kali Pesing malah lebih urgent. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa mengancam jembatan utama milik Pemkab yang dilintasi kendaraan warga setiap hari,” kata Evie.
Ketua Komisi A DPRD Bantul, Jumakir mengatakan, pihaknya akan mengawal percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Menurutnya, hasil tinjauan lapangan menunjukkan dampak banjir sebelum Lebaran cukup merata dan parah di sejumlah wilayah, terutama di timur Bantul seperti Pleret, Bawuran, Imogiri, hingga Dlingo.
BACA JUGA: 2 Kampung di Bantul Terlibat Bentrok
“Jika infrastruktur ini menyangkut akses penting bagi warga, sudah seharusnya menjadi prioritas. DPRD Bantul akan mengawal agar Pemkab segera menindaklanjuti,” ujar Jumakir.
Selain itu, wilayah barat Bantul seperti Sedayu dan Argodadi juga mengalami kerusakan serupa. Salah satu jembatan penghubung antarpedukuhan bahkan dilaporkan ambruk. Menurut Jumakir, langkah ke depan adalah melakukan pemetaan prioritas agar alokasi anggaran tepat sasaran, termasuk melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) seperti yang direncanakan untuk Jembatan Kali Pesing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.