Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul memastikan ada rencana dari Pemerintah Pusat untuk menangkat Tenaga Harian Lepas (THL) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Meski demikian, pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis sebagai pedoman dari kebijakan tersebut.
“Meman gada rencana tersebut, tapi masih menunggu,” kata Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar, Minggu (13/4/2025).
Ia mencatat hingga sekarang ada sekitar 1.835 pegawai yang berstatus THL. Para pegawai ini masih bekerja di masing-masing OPD tempat bernaung.
Sesuai dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat, ia tidak menampik ada kebijakan penghapusan pegawai non-ASN. Hanya saja, hingga sekarang belum ada tindaklanjut berkaitan dengan keputusan tersebut.
“Masih selesainya rekrutmen PPPK tahap kedua. Untuk sekarang masih proses karena belum diumumkan siapa yang diterima,” katanya.
Iskandar menjelaskan, rekrutmen PPPK tahap dua hampir sama dengan pelaksanaan di tahap pertama. Pasalnya, lowongan ini hanya dikhususkan bagi pegawai non ASN yang masuk data base dan telah bekerja minimal dua tahun. “Jadi pegawai THL yang sudah masuk data base bisa ikut rekrutmen ini,” ungkapnya.
Dia menambahkan, secara jumlah pegawai non-ASN di lingkup pemkab akan terus berkurang. Hal ini tak lepas adanya kebijakan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang saat ini masih berlangsung.
“Otomatis kalau diterima PPPK, maka statusnya THL akan berkurang,” katanya.
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Diminta Lebih Serius untuk Garap Kawasan Industri Semin
Kepala Bidang Formasi Pengembangan dan Data Pegawai, BKPPD Gunungkidul, Farid Juni Haryanto mengatakan, di 2024 ada rekrtumen CPNS dan PPPK di waktu yang hampir bersamaan. Untuk tahapan CPNS, ada 89 formasi yang dibuka dan sudah dilakukan pengumuman terhadap seleksi ini.
Total yang dinyatakan lolos dalam rekrutmen ada sebanyak 79 pelamar. “Memang ada lowongan formasi yang tidak terisi karena dari 89 formasi yang dibuka, yang diterima hanya 79 orang,” katanya.
Dia menambahkan, untuk seleksi PPPK tahap pertama sudah selesai. Pada saat pendaftaran ada 449 formasi dibuka, tapi yang dinyatakan diterima hanya ada 415 orang. “Masih ada seleksi PPPK tahap kedua,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Simak enam seri laptop gaming dari Lenovo, ASUS, Acer, MSI, dan HP. Cek pilihan GPU, RAM, layar, serta hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.