Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Para murid SMP Stella Duce 2 Yogyakarta menampilkan pementasan Timun Mas dalam Gelar Budaya P5, di SMP Stella Duce 2 Yogyakarta, Rabu (16/4/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan murid kelas 7 dan 8 SMP Stella Duce 2 Yogyakarta menampilkan karya teater dengan mengangkat cerita Timun Mas, Rabu (16/4/2025). Gelar budaya ini merupakan output dari pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Tidak seperti cerita Timun Mas yang sebenarnya, dalam pementasan ini diselipkan berbagai kreasi-inovasi dari hasil imajinasi para murid. Sebut saja tokoh Nyi Roro Kidul, keponakan Malin Kundang hingga anak Dewi Nawangwulan, turut dihadirkan dalam cerita ini.
Iringan gamelan dan musik modern, serta para penari menambah meriah pementasan ini. Para penampil juga mampu membawakan cerita dengan luwes yang diselingi dengan banyak lawakan segar khas remaja saat ini. Audiens yang merupakan orang tua murid sangat terhibur menyaksikan putra-putrinya tampil membawakan karya mereka.
BACA JUGA: Mengenal Lebih Dekat Bagong Soebardjo, Pendongeng sekaligus Pembentuk Karakter Anak
Koordinator Pementasan, Robertus Suka Yuliana, menjelaskan cerita yang ditampilkan menggali dari kekayaan khasanah. Dalam karya ini, cerita Timun Mas dimodifikasi oleh para siswa dengan dikombinasikan dengan beberapa cerita rakyat lainnya.
Ia mencontohkan dalam cerita ini, Timun Mas memiliki teman bernama Nawangsih yang merupakan putri Dewi Nawangwulan. Karakter lainnya yakni Malin Kiandang yang merupakan keponakan Malin Kundang. “Ada adegan Buto Ijo datang, lalu Malin Kiandang mengubahnya menjadi batu,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak sekarang sudah banyak yang tahu cerita rakyat Timun Mas, Malin Kundang dan sebagainya. Cerita-cerita tersebut menjadi lebih menarik dan menantang imajinasi ketika dikreasikan sedemikian rupa. “Itu pengalaman bagi mereka. Itu yang penting. Tidak hanya tahu dan paham, tapi mengkreasikannya,” ungkapnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Anastasya Beni Indrawati, menuturkan gelar budaya ini merupakan puncak kegiatan P5. Pemilihan gelar budaya seturut dengan Velue Proposition sekolah, yakni Excellent in Science and Culture.
“Melalui kegiatan ini kami mau mengangkat berbagai potensi siswa, ada drama, musik, teater, ensamble, tari dan sebagainya. Kami kemas dalam sebuah kolaborasi pertunjukan teater Timun Mas. Mulai dari mengkonsep dilakukan oleh para siswa,” kata dia.
Dari kegiatan ini, ditargetkan beberapa nilai profil pelajar Pancasila dapat dicapai para murid, diantaranya kreatif, kerja sama, berfikir kritis dan lainnya. “Setelah kegiatan anak-anak akan berefleksi, bagaimana nilai kerja samanya, bagaimana mereka berfikir kritisnya, nilai-nilai ini yang terus dikembangkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.