Paus Fransiskus Wafat, Puluhan Umat Gereja Santo Yakobus Bantul Gelar Doa Rosario

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 22 April 2025 16:47 WIB
Paus Fransiskus Wafat, Puluhan Umat Gereja Santo Yakobus Bantul Gelar Doa Rosario

Paus Franciskus. - Antara

Harianjogja.com, BANTUL—Bapa Suci Paus Fransiskus, pimpinan umat Katolik meninggal dunia, Senin (21/4/2025). Sepeninggal Paus Fransiskus, puluhan umat Katolik di Bantul turut mendoakan Bapa Suci dengan Doa Rosario.

Ketua Lingkungan Santo Yakobus Alfeus, Wilayah Maria Rosari Gesikan, Paroki Santo Yakobus Bantul, Heribertus Romy Mulyono menuturkan doa rosario dipanjatkan untuk mendoakan arwah Paus Fransiskus. Doa rosario dipilih karena selama hidupnya, Paus Fransiskus dikenal menyukai doa tersebut.

"Kami umat Paroki Bantul bersama mendoakan kedamaian jiwa bagi Bapa Paus yang kemarin meninggal," katanya di Paroki Santo Yakobus Bantul, Selasa (22/4/2025).

Selain itu menurut Romy, umat Katolik di Bantul juga akan mendoakan Paus Fransiskus dalam Novena Kerahiman Ilahi yang akan didoakan setiap malam. Kemudian, di beberapa gereja juga akan mendoakan saat misa pagi.

Romy menilai sosok Paus Fransiskus sebagai seorang yang sederhana dan peduli terhadap kaum miskin. Menurutnya, sepeninggal Paus Fransiskus, sikap tersebut akan tetap menjadi teladan bagi umat Katolik.  "Meski sudah meninggal nilai keteladanan akan abadi," katanya.

BACA JUGA: CEK FAKTA: Viral E-Money Mandiri Tidak Bisa untuk Naik KRL, KAI Commuter Tegaskan Itu Hoaks

Sementara salah satu umat, Veronika Mariyati mengaku berduka cita atas meninggalnya Paus Fransiskus. Kehadirannya dalam doa rosario pagi itu dalam rangka mendoakan Paus Fransiskus.

Baginya Paus Fransiskus merupakan sosok yang membawa kebaharuan bagi gereja. Salah satunya mengenai kepedulian Paus Fransiskus terhadap kelestarian lingkungan.

"Secara khusus kami berdoa agar Bapa Suci tenang di surga dan keteladanannya bisa diteruskan," katanya.

Senada umat lainnya, Yusuf Martanto Nugroho menilai Paus Fransiskus merupakan sosok yang mengasihi sesama. Nilai tersebut menurutnya dapat terus diteladani.

"Beliau sangat rendah hati. Dalam setiap kunjungannya menunjukkan kasih yang nyata. Itu menjadi teladan bagi kita," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online