Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Calon pengantin menanam bibit pohon matao seusai kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin), di KUA Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Selasa (22/4/2025). Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO–Sebanyak 48 calon pengantin (catin) yang mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, berpartisipasi dalam gerakan sejuta pohon yang diinisiasi Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program penanaman 5.000 bibit pohon yang dicanangkan Kemenag Kulonprogo. Partisipasi tersebut diwujudkan dengan penyerahan bibit pohon matoa kepada para peserta usai kegiatan Bimwin, Selasa (22/4/2025).
BACA JUGA: Gerakan Ekoteologi, 5.000 Pohon Matoa Ditanam di Kulonprogo
“Filosofi menanam bibit pohon dalam rumah tangga adalah sebagai simbol tumbuhnya harapan, berkembangnya cinta, dan berbuahnya kebahagiaan. Pohon yang dirawat dengan baik akan tumbuh subur dan memberi manfaat, seperti halnya rumah tangga yang dibangun dengan cinta dan komitmen,” ujar Rangga dikutip dari Kemenag.go.id, Rabu (23/4/2025).
Bibit pohon yang diserahkan akan ditanam di rumah masing-masing Catin. Menurut Rangga, kontribusi ini tidak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi warisan ekologis bagi generasi penerus.
Kepala Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah Kemenag, Zudi Rahmanto, mengapresiasi inisiatif KUA Pengasih Kulonprogo yang mengintegrasikan Bimwin dengan gerakan penanaman pohon. Ia menilai pendekatan ini memperluas makna pernikahan sebagai ikatan sosial yang juga membawa nilai ekologis dan spiritual.
“Menanam pohon di awal kehidupan rumah tangga bukan hanya tindakan simbolik. Ini bagian dari penguatan nilai-nilai keluarga sakinah yang peduli terhadap generasi mendatang,” ujar Zudi.
Ia menyebut langkah ini selaras dengan kebijakan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam membumikan nilai-nilai ekoteologi dan penguatan keluarga. Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, kata Zudi, menargetkan setidaknya 1,5 juta catin berpartisipasi dalam gerakan penanaman pohon.
“Kami berharap KUA-KUA lain bisa mengadopsi pendekatan serupa. Kolaborasi antara Bimwin dan gerakan lingkungan hidup adalah bentuk integrasi nilai-nilai agama dalam aksi nyata,” ujarnya.
Zudi juga menekankan bahwa gerakan ini perlu menjadi kebiasaan berkelanjutan, bukan sekadar acara simbolik. “Bayangkan jika jutaan pasangan muda di Indonesia menanam pohon sebagai bagian dari ikrar mereka. Indonesia bukan hanya akan dipenuhi keluarga bahagia, tetapi juga lingkungan yang lestari,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.