Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja mengaku kuota jemaah haji di Kota Jogja tahun ini belum terpenuhi. Kantor Kemenag Kota Jogja paparkan penyebabnya.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Muhammad Tahrir mengaku dari total kuota jemaah haji Kota Jogja yang mencapai 517 orang, hanya terpenuhi hingga 450 orang. Di tahap pertama, pihaknya telah memberikan waktu pelunasan, namun hanya ada 368 orang jemaah haji yang melakukan pelunasan. "Terkendala teknis kesehatan, dan sebagian karena keuangan," katanya, Selasa (6/5/2025).
Dia mengaku syarat kesehatan seperti kadar gula atau tekanan darah yang tinggi menjadi penyebab paling banyak calon jemaah haji tidak memenuhi syarat kesehatan untuk melakukan pelunasan. Calon jemaah haji tersebut pun diberikan waktu untuk menurunkan kadar gula dan tekanan darahnya untuk dapat melakukan pelunasan di tahap kedua.
BACA JUGA: SMKN 4 Jogja Bantah Tolak Program MBG, Hanya Terkendala Pendistribusian
Kemudian, ada pula beberapa calon jemaah haji yang berhak lunas juga tercatat telah meninggal dunia. Sehingga, keluarga calon jemaah haji tersebut menggantikan.
Di tahap kedua pelunasan, Tahrir menuturkan ada 10 orang jemaah haji yang berhak lunas yang melakukan pelunasan. Kemudian, sisa kuota jemaah haji pun diisi oleh jemaah cadangan dan penggabungan pun melakukan pelunasan pada tahap kedua.
Sementara hingga ditutupnya waktu pelunasan biaya haji tahun 2025, kuota jemaah haji di Kota Jogja hanya terisi 450 orang dari 517 orang, sisa kuota tersebut pun dialihkan ke Kemenag DIY untuk dibagi dengan kabupaten lain di DIY.
Nantinya, jemaah haji asal Kota Jogja akan berangkat ke Tanah Suci pada dalam dua kloter. Nantinya ada 355 orang jemaah haji asal Kota Jogja akan berangkat pada kloter 70. Sementara, jemaah haji akan berangkat pada kloter 71. Diperkirakan waktu keberangkatan jemaah haji pada 21 dan 22 Mei 2025.
Tahrir mengaku hingga saat ini seluruh jemaah haji yang akan diberangkatkan telah diberikan vaksin meningitis dan polio. Vaksinasi tersebut diberikan untuk menjaga kesehatan jemaah haji selama ibadah di Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.