WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, bersama rombongan meninjau revitalisasi Pasar Terban, Sabtu (10/5/2025). /Harian jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, meninjau pembangunan Pasar Terban, Kota Jogja, Sabtu (10/5/2025). Pembangunan ini diminta dipercepat dengan target selesai September 2025.
Diana menjelaskan progress pembangunan Pasar Terban sudah sesuai dengan perecanaan. “Saya berharap September sudah selesai dan bisa dimanfaatkan. Sesuai dengan target, tidak terlalu lama [relokasi pedagang], mereka ingin segera kembali ke lokasi [Pasar Terban],” ujarnya.
BACA JUGA: Revitalisasi Pasar Terban Jogja Senilai Rp55 Miliar Ditarget Selesai Tahun Ini
Pasar Terban akan mengakomodasi pemotongan hewan dan kios-kios penjahit di sekitar lingkungan UGM. “Jadi ada area kering dan bersih, ada pula potong hewan yang harus diatur. Makanya saya tekankan untuk masalah sanitasi supaya tidak bau, kemiringan aliran air dan sebagainya perlu diperhatikan,” katanya.
Pasar ini juga akan dibuat sebagai bangunan hijau dengan banyak bukaan. Meski demikian ia berpesan agar tidak terjadi tampias. “Karena kalau tampias dan bocor, pedagang pasti akan teriak [protes] untuk itu,” ungkapnya.
Pembangunan Pasar Terban sudah mencapai sekitar 60%. Struktur bangunan dan atap sudah dikerjakan. “Tapi mesti harus dicek terus. Struktur sudah. Sekarang [pengerjaan] memasang keramik, mengecek drainase, dirapikan dan mengecat,” paparnya.
Seperti diketahui, pembangunan renovasi Pasar Terban menggunakan APBN dengan nilai kontrak sekitar Rp55,9 miliar dan pekerjaan manajemen konstruksi sekitar Rp1,6 miliar. Pekerjaan dilaksanakan multiyears dimulai September 2024. Revitalisasi Pasar Terban dibangun dengan bangunan tiga lantai.
BACA JUGA: Pasar Terban Mulai Direvitalisasi, Target Selesai pada Juli 2025
Bangunan Pasar Terban menggunakan bangunan modern dengan mengadopsi konsep bangunan Jawa Jogja. Pasar Terban juga akan dilengkapi dengan fasilitas khusus pemotongan ayam dan pengolahan limbah agar limbah terkelola dengan baik.
Adapun rincian bangunan Pasar Terban dalam revitalisasi ini meliputi lantai bawah untuk kegiatan pasar rakyat dan unggas ayam hidup yang sudah ada selama ini. Lantai dua untuk penempatan pedagang kaki lima dari hasil penataan kota khususnya di Kemantren Gondokusuman. Pada lantai tiga untuk meeting point, food court dan lain-lain.
Adapun jumlah pedagang yang menghuni Pasar Terban ada sebanyak 450 pedagang. Selama pengerjaan revitalisasi, mereka sementara beraktivitas di tempat relokasi yakni Pasar Batikan, Umbulharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.
Pemda DIY belum mengangkat Guru Pendamping Khusus menjadi PPPK karena masih menghitung kemampuan anggaran dan kesiapan pelaksanaannya.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.