ICBS 2026 Dorong Kopi Indonesia Masuk Rantai Bisnis Global
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Sapi jenis peranakan ongole (PO) seberat 900 kilogram milik Bayu Setiawan, peternak asal Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Bantul yang terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha tahun ini, Selasa (13/5/2025) (email)
Harianjogja.com, BANTUL–Dua ekor sapi terbaik dari Kabupaten Bantul terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha tahun ini. Salah satu di antaranya adalah sapi jantan peranakan ongole (PO) seberat 900 kilogram milik Bayu Setiawan, peternak asal Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo mengatakan proses seleksi sapi kurban presiden dimulai sejak April. “Syarat utamanya berat minimal 800 kilogram. Dari lebih 20 ekor yang diajukan, akhirnya terpilih dua ekor yang dinilai paling layak,” ujarnya, Selasa (13/5/2025).
Proses pengajuan bukan dilakukan oleh peternak langsung, melainkan oleh tim dinas yang memantau langsung ke lapangan.
Setelah diseleksi, dua ekor sapi yang memenuhi kriteria akhirnya dipilih, masing-masing dari wilayah Dlingo dan Segoroyoso, Pleret. Kedua sapi akan dipotong pada hari H di wilayah Piyungan, dan Wonokromo, Pleret.
Adapun proses penyerahan dari pihak istana, menurut Joko, ditangani langsung oleh Sekretariat Presiden. Dinas hanya bertugas mengawasi ternak hingga hari pelaksanaan kurban. "Setelah sapi terpilih petugas tetap memantau kondisinya sampai pelaksanaan kurban," jelas Joko.
Bayu Setiawan, peternak asal Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo mengaku sangat bersyukur karena sapinya terpilih untuk hewan kurban presiden. Ia membeli sapi itu dari Klaten saat berusia sekitar tiga tahun, lalu memeliharanya selama setahun. “Saya sudah beberapa kali ikut seleksi, tapi baru tahun ini lolos. Alhamdulillah dipilih,” ucapnya.
Sebelum terpilih, sapi miliknya diperiksa oleh dokter hewan dari dinas, termasuk status vaksinasi PMK. Setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat, tim dinas melakukan negosiasi harga. "Akhirnya deal di harga Rp90 juta," ungkap Bayu.
Ia berharap terpilihnya sapinya bisa memacu semangat para peternak lain. “Biar bisa jadi motivasi warga kampung, bahwa bertani dan beternak itu menjanjikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Asal usul Anak Krakatau berawal dari letusan dahsyat Krakatau 1883. Simak sejarah Krakatau lama hingga kemunculan Anak Krakatau.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.
BMKG mengingatkan nelayan dan operator kapal mewaspadai gelombang hingga 4 meter pada 8-11 September 2026.
BNPB telah memverifikasi 51.591 rumah terdampak gempa M7,7 Flores. Sebanyak 2.382 rumah tercatat rusak berat.