Jelang Iduladha, Hewan Kurban di Bantul Masih Aman dari Penyakit Ternak

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Kamis, 15 Mei 2025 01:47 WIB
Jelang Iduladha, Hewan Kurban di Bantul Masih Aman dari Penyakit Ternak

Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Beberapa pekan sebelum Iduladha 2025, hewan kurban yang berada di Bantul terpantau masih aman dari beragam penyakit ternak, termasuk zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengungkapkan, masih mewaspadai penyakit zoonosis dan penyakit ternak lain meskipun belum ditemukan satu pun kasus.

BACA JUGA: Jelang Iduladha 2025, DKPP Bantul Waspadai Hewan Kurban dari Endemis Antraks

DKPP Bantul pun telah melakukan pencegahan dini dengan melakukan pengawasan sejak bulan April lalu. Pengawasan dilakukan dilakukan di beragam tempat seperti pasar hewan, tempat penampungan, atau di pedagang hewan kurban.

“Kita tetap waspada penyakit zoonosis dan penyakit yang lain. Jadi kita punya tujuan kurban tidak menimbulkan permasalahan atau terjadinya penyakit,” ujar Joko Waluyo, Rabu (14/5/2025).

Pengawasan yang dilakukan dengan memeriksa beberapa aspek, mulai dari memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) hingga pemeriksaan fisik hewan kurban.

Joko menegaskan, SKKH merupakan dokumen  wajib bagi hewan ternak yang disupply dari luar daerah. Hal ini demi mengantisipasi penularan zoonosis yang mungkin terjadi di daerah asal hewan ternak.

Meskipun telah memiliki SKKH, seluruh hewan ternak tetap akan diperiksa menyeluruh guna mengantisipasi potensi penyakit yang muncul setelah penerbitan SKKH.

“Walaupun ada SKKH, tapi tetap kita cek fisiknya, karena SKKH diberikan di awal, mungkin dalam perjalanan ada penyakit itu kita periksa,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online