Tinggalkan Buku Tamu, Pemkot Jogja Digitalisasi Data Kunjungan dengan Silat
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Beberapa pekan sebelum Iduladha 2025, hewan kurban yang berada di Bantul terpantau masih aman dari beragam penyakit ternak, termasuk zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengungkapkan, masih mewaspadai penyakit zoonosis dan penyakit ternak lain meskipun belum ditemukan satu pun kasus.
BACA JUGA: Jelang Iduladha 2025, DKPP Bantul Waspadai Hewan Kurban dari Endemis Antraks
DKPP Bantul pun telah melakukan pencegahan dini dengan melakukan pengawasan sejak bulan April lalu. Pengawasan dilakukan dilakukan di beragam tempat seperti pasar hewan, tempat penampungan, atau di pedagang hewan kurban.
“Kita tetap waspada penyakit zoonosis dan penyakit yang lain. Jadi kita punya tujuan kurban tidak menimbulkan permasalahan atau terjadinya penyakit,” ujar Joko Waluyo, Rabu (14/5/2025).
Pengawasan yang dilakukan dengan memeriksa beberapa aspek, mulai dari memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) hingga pemeriksaan fisik hewan kurban.
Joko menegaskan, SKKH merupakan dokumen wajib bagi hewan ternak yang disupply dari luar daerah. Hal ini demi mengantisipasi penularan zoonosis yang mungkin terjadi di daerah asal hewan ternak.
Meskipun telah memiliki SKKH, seluruh hewan ternak tetap akan diperiksa menyeluruh guna mengantisipasi potensi penyakit yang muncul setelah penerbitan SKKH.
“Walaupun ada SKKH, tapi tetap kita cek fisiknya, karena SKKH diberikan di awal, mungkin dalam perjalanan ada penyakit itu kita periksa,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Minggu 12 September 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.