Petani Bantul Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Mulai Datang
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
ILustrasi Administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul tengah memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi guna menyinkronkan data kependudukan yang dinilai masih bermasalah.
Kepala Disdukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyebutkan bahwa masih terdapat sejumlah isu krusial yang harus segera dituntaskan soal kependudukan di wilayahnya, terutama soal pencatatan pernikahan.
"Data terakhir masih ada sebanyak 56.512 jiwa pernikahan yang belum tercatat," jelasnya, Jumat (16/5/2025).
BACA JUGA: Disdukcapil Bantul Sediakan 2.000 Blangko e-KTP
Di sisi lain juga ada penyandang disabilitas dan juga warga lansia yang belum melakukan perekaman KTP-el. Selain itu, pencantuman nama ibu kandung di Kartu Keluarga juga menjadi perhatian serius instansi itu ke depannya.
Menurutnya, masalah pencantuman nama ibu kandung bukan sekadar administrasi, tetapi berdampak langsung pada proses pembuktian hubungan keluarga, terutama di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA). Untuk itu, pihaknya akan membentuk tim khusus guna mempercepat pembaruan data tersebut.
Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bantul, Eko Ananto menjelaskan, terdapat berbagai pembaruan elemen data dalam dokumen kependudukan seperti KK, KTP-el, dan akta kelahiran. Eko berharap ke depan dengan sinergi lintas instansi percepatan sinkronisasi dan penataan data kependudukan segera diupayakan di wilayah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw