Perkuat Daya Beli, Pemkot Jogja Melibatkan Masyarakat Dalam Program Padat Karya

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Senin, 19 Mei 2025 17:57 WIB
Perkuat Daya Beli, Pemkot Jogja Melibatkan Masyarakat Dalam Program Padat Karya

Ilustrasi program padat karya/JIBI

Harianjogja.com, JOGJAPemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali mengucurkan program padat karya menjelang akhir Mei 2025. Program tersebut dicanangkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Sekretaris Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja, Gunawan Adhi Putra menuturkan program padat merupakan salah satu upaya strategis dalam memperkuat daya beli masyarakat dan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah.

BACA JUGA: Padat Karya Tahap II di Sleman Digelar September 2025

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dalam program padat karya tersebut diharapkan mampu mengungkit perekonomian warga. "Program ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Jogja," katanya di Rejowinangun, Senin (19/8/2025).

Dia menilai program tersebut menjadi bukti bahwa APBD Kota Jogja juga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian warga setempat. Selain itu, menurutnya, program padat karya juga menumbuhkan semangat gotong royong antar warga.

Dia menuturkan program padat karya tersebut digelar di Rejowinangun, Kotagede. Dalam program kali ini masyarakat membangun talud sungai sepanjang 19 meter dengan tinggi 3,5 meter.

Program tersebut akan diselenggarakan dengan melibatkan 50 orang warga. Program tersebut rencananya akan diselenggarakan selama 30 hari kerja pada 19 Mei-24 Juni 2025. Program tersebut digelar dengan melibatkan 50 orang warga setempat.

"Padat karya ini adalah kerja bareng, ada karya nyata yang dihasilkan dan hasilnya berkualitas serta membawa manfaat bagi kita semua," katanya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online