148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Pedagang Daging Ayam Warung Zukulatra Pasar Sleman, Tri Atmaja, sedang memotong daging ayam di lapaknya, Rabu (21/5/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Iduladha. Salah satu komoditas yang naik adalah daging ayam ras. Di Pasar Sleman, harga daging tersebut naik menjadi Rp35.000 per kilogram (kg).
Pedagang Daging Ayam Warung Zukulatra Pasar Sleman, Tri Atmaja, mengatakan harga daging ayam per kg normalnya Rp30.000 per kg. Menjelang Iduladha, harganya naik menjadi Rp35.000. Kenaikan tersebut selalu terjadi sebelum Iduladha.
“Kalau Iduladha memang begitu, selalu naik sebelum hari H. Hari H malah nanti harga turun. Beda dengan Idulfitri, hari H masih tetap naik harganya,” kata Tri ditemui di lapaknya, Rabu (21/5/2025).
Pada hari-hari biasa, Tri memiliki stok daging ayam 20 kg hingga 30 kg. Penjualan akan meningkat sekitar 15%. Katanya, ada alasan khusus kenaikan harga ayam menjelang Iduladha di tengah pembagian daging kurban di masyarakat.
Kenaikan permintaan daging ayam, menurut dia dilatarbelakangi oleh pilihan menu yang disajikan oleh keluarga dalam menyambut tamu. Sejumlah masyarakat memilih daging ayam daripada sapi atau kambing karena lebih lunak dan tidak amis.
Adapun data di situs web hargapangan.slemankab.go.id menyatakan harga daging ayam ras di Pasar Sleman rata-rata masih Rp30.000 per kg. Sedangkan di Pasar Prambanan harga daging tersebut rata-rata Rp32.000 per kg, begitupun di Pasar Godean.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sleman, Haris Martapa, mengatakan ketersediaan komoditas pangan pokok dan penting saat ini aman, tidak ada kekurangan. Namun, dia mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.
Sebagai contoh, ketersediaan daging ayam pada April 2025 mencapai 3.228.830 kg dengan kebutuhan daging tersebut pada bulan yang sama 577.575 kg. Ada surplus 2.651.255 kg pada April 2025.
Apabila melihat 13 komoditas yang ada, semuanya mengalami surplus pada April 2025. Telur ayam surplus 1.055.910 kg, beras 18.477.585 kg, bawang merah 113.298 kg, dan cabai rawit 1.862.577 kg.
“Ya kalau ada penimbunan akan mengganggu ketersediaan barang dan harga. Pada akhirnya yang dirugikan masyarakat. Itu yang kami antisipasi, makanya perlu kolaborasi dalam pengawasan pasokan komoditas,” kata Haris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.