Suspek Hantavirus di DIY Negatif, Warga Diminta Tetap Waspada
Dinkes DIY memastikan suspek hantavirus negatif dan belum ada kasus baru di 2026. Warga diminta tetap waspada dan jaga kebersihan.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bantul mengalami peningkatan pada kuartal pertama 2025 dibanding periode yang sama pada tahun lalu hingga mencapai 5,25 persen.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslim mensyukuri pertumbuhan ekonomi di wilayahnya tergolong baik meskipun di tengah gejolak ekonomi global.
“Alhamdulillah Bantul masih dalam posisi yang relatif baik. Terbukti pertumbuhan ekonominya di atas 5 persen,” ujar Abdul Halim Muslih, Jumat (23/5/2025).
Abdul Halim juga mengungkapkan nilai ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang terbilang rendah disebut akan meningkatkan jumlah investor di Bantul. Diketahui, ICOR yang rendah menunjukkan ekonomi efisien untuk investasi sehingga akan menguntungkan investor.
“Kita terus tekan angka ICOR agar investasi semakin besar. Kalau investasi semakin besar maka pertumbuhan ekonomi akan terdorong naik, kesejahteraan masyarakat juga akan tergolong naik,” tandasnya.
Demi meningkatkan investor, Abdul Halim menegaskan perizinan di wilayahnya harus dipermudah serta memangkas birokrasi agar investor tertarik menempatkan modalnya di Bantul.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budiraharja peningkatan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan penurunan angka kemiskinan. Angka kemiskinan Bantul saat ini ada di angka 11,6 persen atau menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 11,96 persen.
Meskipun kemiskinan menurun, angka tersebut masih jauh dari target. Agus menargetkan, angka kemiskinan di Bantul berada di bawah 10 persen pada tahun 2026.
“Kemiskinan menurun, tapi masih jauh dari target kita. Kita bercita-cita tahun 2026 menjadi 9,6 persen,” ucap Agus Budiraharja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY memastikan suspek hantavirus negatif dan belum ada kasus baru di 2026. Warga diminta tetap waspada dan jaga kebersihan.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.