Kelok 23 Dibuka, DPRD Minta Pemkab Bantul Kembangkan Destinasi Wisata di Luar Pansela
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Foto ilustrasi penampungan air hujan./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul meminta warga untuk bersiap menghadapi potensi kekeringan meski saat ini masih terjadi hujan di sejumlah wilayah. Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antony Hutagaol menjelaskan fenomena saat ini termasuk dalam kategori kemarau basah.
"Secara resmi ini sudah masuk musim kemarau, tapi dengan karakteristik hujan yang masih turun di beberapa waktu tertentu. Ini berbeda dengan kemarau sebelumnya yang kering total," kata Antony, Senin (26/5/2025).
Menurut prediksi BMKG, musim penghujan baru akan kembali masuk pada September mendatang. Namun, hujan yang masih turun saat ini bersifat tidak merata dan berlangsung singkat. Karena itu, BPBD mendorong warga agar mulai menampung air hujan untuk menghadapi puncak kemarau mendatang.
"Jangan sampai air hujan yang masih tersedia sekarang ini dibuang begitu saja. Saat kering datang, kita sendiri yang kesulitan," ujarnya.
Wilayah yang diprediksi tetap rawan kekeringan antara lain Dlingo, Pundong, dan Piyungan, terutama kawasan perbukitan yang memang secara rutin mengalami kekurangan air di musim kemarau.
Ia berharap dengan kondisi kemarau yang tidak ekstrem tahun ini, kebutuhan air bersih masyarakat tetap bisa tercukupi dan pemerintah tidak perlu melakukan dropping air seperti tahun lalu. "Kalau cuaca tetap seperti ini, kombinasi panas dan hujan singkat, mudah-mudahan Bantul tidak sampai mengalami kekeringan parah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul diminta tidak hanya mengandalkan kawasan Pantai Selatan (Pansela) sebagai tujuan wisata,
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.