Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Aktivitas pengendara di ruas jalan kabupaten menuju kawasan Industri Semin di Padukuhan Bangunsari, Candirejo yang diperbaiki dengan cor beton. Selasa (27/5/2025) Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Panjang ruas jalan kabupaten di Gunungkidul berkurang dari 1.157 kilometer menjadi 1.086 kilometer. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati No: 223/KPTS/2024 tentang Penetapan Ruas Jalan Kabupaten.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, upaya pendataan maupun pencatatan kondisi jalan di Bumi Handayani terus dilakukan secara berkala. Sebagai contoh, tahun lalu dilaksanakan kajian dan pendataan ulang terhadap ruas jalan yang berstatus jalan kabupaten.
Adapun hasilnya, ada pengurangan sekitar 71 kilometer. Sebelum dilakukan kajian, total panjang jalan kabupaten mencapai 1.157 kilometer tapi setelah dilakukan revisi menjadi 1.086 kilometer.
“Rutin dilakukan pedataan ulang. Sebagai contoh sebelumnya juga ada hal yang sama dan ada penambahan ruas jalan kabupaten. Tapi, untuk sekarang kami kurangi panjangnya,” kata Wadiyana, Selasa (27/5/2025).
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat ruas jalan kabupaten berkurang. Selain adanya permintaan dari Pemerintah Kalurahan agar statusnya diturunkan, namun juga ada hasil kajian dari tim DPUPRKP yang turun ke lapangan.
Salah satu penyebab status jalan kabupaten dilepas, kata dia, dikarenakan adanya standar perkerasan aspal dengan lebar 5,5 meter. Adapun ruas yang kurang dari standar ini maka statusnya diturunkan bukan lagi jalan milik pemkab.
Meski demikian, ia mengakui keputusan ini bukan harga mati. Pasalnya, penetapan juga mengacu pada kondisi geografis dan lokasi yang strategis.
“Ya kalau letaknya memang strategis, meski kurang dari 5,5 meter lebarnya, maka tetap dipertahankan. Tapi, tidak semua dan semua keputusan harus melalui kajian,” katanya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, terus berupaya melakukan perbaikan jalan di Gunungkidul. Hanya saja, untuk tahun ini terkendala adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat sehingga berpengaruh terhadap rencana perbaikan jalan yang telah dipersiapkan.
“Rencana perbaikan ada yang tidak jadi kami jalankan karena terkena program efisiensi anggaran,” katanya.
Meski demikian, Rakhmadian memastikan tetap ada upaya. Salah satunya dengan pemeliharaan rutin melalui penambalan jalan rusak. Di tahun ini dialokasikan angaran sekitar Rp1,8 miliar yang digunakan penambalan sepanjang 2025.
“Sudah dijalankan dan tim terus bekerja menambal di lokasi jalan-jalan berlubang atau rusak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.