Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kebakaran terjadi di SPBU Gedongtengen pada Selasa (27/5/2025). Hingga saat ini, Polresta Jogja masih melakukan olah TKP di sana untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian tersebut/ Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Polisi sampai saat ini masih menyelidiki ledakan SPBU di jalan Lendjend Suprapto Gedongtengen pada Selasa (27/5/2025). Kondisi korban ledakan sebagian besar sudah membaik, sedangkan satu orang masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah.
Plt Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung H, menjelaskan saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini. “Kami masih menunggu perkembangan penyelidikan, SPBU juga masih tutup, dijaga satpam dan Polsek,” ujarnya, Rabu (28/5/2025).
Dari beberapa korban luka yang dilaporkan akibat kejadian ini, semuanya sudah dipulangkan kecuali satu korban yang dirawat di PKU Muhammadiyah, yakni karyawan SPBU yang mengalami luka bakar di lengan, rambut, sebagian wajah dan kaki.
“Yang masih dirawat di PKU Muhammadiyah satu korban saja dengan luka agak lumayan serius, yang lain sudah pulang, mengalami luka ringan dan trauma,” katanya.
BACA JUGA: Pertamina Hentikan Operasional SPBU Gedongtengen
Polisi mendata korban ledakan ini setidaknya ada lima orang, meliputi security SPBU yang mengalami luka lecet pada lengan tangan kanan dan kiri; pembeli BBM, mengalami luka mual dan shock karena ledakan; pembeli BBM mengalami luka pada kaki terkena pecahan kaca, luka lecet pada kaki kanan dan kiri, serta luka lecet pada lengan tangan kanan.
Kemudian satu karyawan SPBU, mengalami luka sobek di kepala; dan pembeli BBM, mengalami luka lecet pada bahu sebelah kiri. Para korban luka tersebut dilarikan ke Puskesmas Gedongtengen dan RS PKU Muhammadiyah untuk mendapat perawatan.
Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Ledakan diduga berasal dari tangki penyimpanan BBM milik SPBU tersebut.
“Menurut kronologi, ledakan terjadi sesaat setelah truk pengisian tangki BBM meninggalkan SPBU sekitar pukul 13.15 WIB.
Sebelumnya, truk tangki BBM telah mengisi BBM di tangki penampungan milik SPBU antara pukul 12.45 WIB hingga 13.00 WIB. “Selain korban luka, ledakan juga menyebabkan kerugian materiil, yaitu lima rumah dan satu hotel mengalami kerusakan pada jendela kaca,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.