Produk Lokal Bantul Perlu Ruang Promosi, Agenda Pameran Harus Ditingkatkan
DPRD Bantul mendorong pelibatan UMKM dalam pameran untuk memperluas pemasaran produk lokal, meningkatkan daya saing, dan mendukung pariwisata.
Sejumlah orang tua murid berkonsultasi di posko aduan SPMB 2025 di kantor Disdikpora Bantul, Rabu (4/6/2025) Dokumentasi Istimewa (email)
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul membuka posko aduan Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di kantor setempat. Layanan itu dibuka sejak 2 Juni lalu sampai berakhirnya masa SPMB untuk layanan pengaduan.
Ketua Penyelenggara SPMB Kabupaten Bantul 2025, Titik Sunarti Widyaningsih menyatakan bahwa hingga kini belum ada aduan serius yang masuk ke posko tersebut.
“Selama pembukaan posko, baru ada orang tua dan calon murid yang datang untuk bertanya atau konsultasi terkait hal-hal yang belum dipahami. Belum ada masalah berarti,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).
Menurut Titik, sejauh ini proses SPMB untuk jenjang TK dan SD berjalan lancar, sebab semuanya serupa dengan tahun sebelumnya. “Biasanya memang tidak banyak kendala di tingkat ini. Yang biasanya agak repot itu di tingkat SMP, tapi tahapannya baru dimulai akhir bulan ini,” jelasnya.
Tahun ini, terdapat perbedaan mekanisme dengan penerapan sistem token untuk calon peserta SPMB SMP. Calon murid cukup mengajukan akun ke sekolah terdekat, dan seluruh proses pendaftaran hingga pemilihan sekolah dapat dilakukan secara daring. Bahkan perubahan pilihan sekolah atau jalur juga bisa dilakukan dari rumah.
“Kalau merasa tidak cocok atau terlempar dari pilihan awal, calon murid bisa langsung ubah pilihan secara online,” kata Titik.
BACA JUGA: Proses SPMB di Bantul Diklaim Berjalan Lancar, Berikut Tahap Pendaftarannya
Posko SPMB dijadwalkan buka dari 2 Juni hingga 5 Juli 2025, khusus jenjang SD. Sementara untuk proses verifikasi jenjang TK dan SD, berlangsung 2–4 Juni. Jalur afirmasi dan prestasi jenjang SMP dijadwalkan pada 23–25 Juni, sedangkan jalur domisili dan zonasi berlangsung 30 Juni hingga 2 Juli.
Posko layanan SPMB yang berada di kantor Disdikpora didukung oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Sosial setempat. Kolaborasi ini untuk memfasilitasi verifikasi dokumen kependudukan dan keikutsertaan dalam program sosial seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kami sudah ada data dari anak-anak yang masuk ke DTKS ke sistem. Namun jika ada data yang belum masuk, orang tua bisa konfirmasi langsung ke posko,” tambah Titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong pelibatan UMKM dalam pameran untuk memperluas pemasaran produk lokal, meningkatkan daya saing, dan mendukung pariwisata.
BEI bertemu MSCI pukul 15.30 WIB untuk meminta klarifikasi status konsultasi pasar modal Indonesia setelah IHSG melemah 5,05 persen.
KPK memanggil VP Valbury Asia Futures dan pihak swasta sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi Rp37,8 miliar yang menjerat eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono.
Menko Polkam Dudung Abdurachman menggelar rapat bersama menteri dan pejabat TNI-Polri membahas karhutla, stok BBM, energi, hingga agraria.
TNI AL memusnahkan 4.364 cartridge vape berisi narkotika senilai Rp34,9 miliar di Lampung. Barang bukti ditemukan di bus rute Medan-Tangerang.
UMKM binaan Astra mencatat potensi transaksi Rp104,9 miliar di Trade Expo Indonesia 2026, termasuk peluang ekspor ke Australia dan Jepang.