Usai Dugaan Keracunan MBG, Seluruh Siswa SDN Kowang Pulih
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Tangkapan layar laman SPMB Bantul. - SPMB 2025.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, melaporkan pendaftaran SPMB jenjang SMP di jalur domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi pada tahun ini berjalan tanpa kendala.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto, menjelaskan empat jalur pendaftaran, baik domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi sudah ditutup sejak Rabu (25/6/2025).
BACA JUGA: 3.000 Siswa di Bantul Tidak Mengajukan Akun SPMB
"Hasil pengumumannya hari ini. Kita masih nunggu laporan dari semua sekolah," katanya, Kamis (26/6/2025).
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul ini menambahkan, siswa yang tidak lolos empat jalur tersebut, masih bisa mendaftar lewat jalur domisili wilayah. "Kalau yang domisili wilayah pendaftaran pada tanggal 30 Juni 2025," katanya.
Nugroho menyatakan, ada beberapa siswa yang belum mengajukan akun SPMB hingga saat ini. Jumlahnya diperkirakan mencapai 3.000 siswa di hari terakhir atau pada Rabu (25/6/2025).
"Itu kita perkirakan tidak semuanya sudah pengajuan akun, karena beberapa sudah mendaftar di kabupaten atau kota lainya, ada juga yang ke MTSN, dan sekolah yang di luar lingkup termasuk pondok pesantren, sampai hari ini kita pantau tidak lagi yang mengajukan pembuatan akun," katanya.
Kemudian untuk siswa yang ingin mendaftar melalui jalur domisili wilayah, ungkap Nugroho tidak perlu membuat token lagi. Pasalnya token tersebut sudah bisa untuk mendaftar ke semua jalur.
Selain itu Nugroho melaporkan pada tahun ini jalur mutasi menjadi jalur yang sepi peminat. Hal ini dikarenakan syarat di jalur mutasi cukup ketat.
"Sampai hari terakhir jalur mutasi sepi peminat ya untuk tahun ini. Mungkin karena syaratnya cukup ketat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 siswa SDN Kowang Bantul yang sempat diduga keracunan MBG kini kembali masuk sekolah setelah kondisi membaik.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.