Cegah Stunting, Kelurahan Giwangan, Kota Jogja Bentuk Tim Respons Cepat
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Atlet kontingen Kota Jogja pada Porda ke-17 di Gunungkidul. / Ist-Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - Kontingen Kota Jogja membawa misi besar menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVII 2025 di Gunungkidul dengan menargetkan posisi juara umum.
Dalam Porda yang diselenggarakan 9 hingga 18 September 2025 mendatang, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menargetkan meraup 181 medali emas. Target ini lebih tinggi dari capaian Porda ke-16 tahun 2022 yang meraih 124 medali emas.
Pada Porda DIY 2022, Kota Jogja menempati peringkat ketiga di bawah Kabupaten Sleman yang menjadi juara umum dan Kabupaten Bantul di posisi kedua. Kala itu, Sleman meraih 164 medali emas dan Bantul mendapatkan 135 medali emas.
“Kami yakin dengan semangat kebersamaan dan kerjasama yang solid, kita akan mampu meraih juara pertama. Sinergi antara KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, ofisial, perangkat daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci kesuksesan kita di Porda 2025,” ujar Hasto, Kamis (12/6/2025).
Demi tercapainya target tersebut, Pemkot Jogja bersama KONI Kota Jogja akan bersinergi membantu persiapan atlet termasuk dalam aspek perencanaan, teknis latihan, logistik, dan fasilitas. Hasto menuturkan, dengan persiapan matang diharapkan Kota Jogja dapat memenuhi target.
BACA JUGA: Warga Keparakan Jogja Olah Limbah Organik Jadi Sabun Ramah Lingkungan
Ia mengatakan, Pelatihan Cabang (Pelatcab) sudah dilakukan sejak bulan Maret dan masih berlangsung hingga Agustus 2025. Anggaran juga telah dicairkan pada bulan Maret dan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
Salah satu cabang olahraga (cabor) yang diunggulkan Kota Jogja, yaitu Akuatik menyatakan kesiapannya menghadapi Porda 2025. Perwakilan Cabang Olahraga Akuatik, Elliya Rohmawati menargetkan timnya akan meraih 18 medali emas, lebih tinggi dari capaian Porda 2022 yang hanya mendapatkan 9 medali emas.
“Kami menargetkan 18 medali emas di Porda 2025. Ini merupakan peningkatan yang signifikan dibanding Porda sebelumnya, persiapan atlet saat ini sudah sangat matang,” jelasnya.
Demi mencapai prestasi tertinggi, Elliya berharap dukungan maksimal terutama soal fasilitas olahraga. Ia mengatakan, saat ini Kota Jogja belum memiliki kolam renang berstandar nasional, sehingga mereka masih berlatih di kolam renang yang berada di Kabupaten Sleman.
“Kami harap ada dukungan lebih dari KONI dan OPD, serta masyarakat Kota Jogja, agar kami dapat meraih juara umum. Salah satu harapan kami adalah pembangunan dan renovasi Kolam Renang Umbang Tirto yang memiliki potensi besar untuk kolam renang standar nasional,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.