Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Tim Lokalicious UMBY berhasil meraih juara favorit dalam Party of Public Relations (POP) 2025 yang digelar di Kampus UIN Sunan Kalijaga Jogja pada April hingga Mei 2025 lalu. POP merupakan kompetisi bagi mahasiswa seluruh Indonesia dalam bersaing menunjukkan kemampuannya di bidang komunikasi, khususnya Public Relations. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Lokalicious UMBY berhasil meraih juara favorit dalam Party of Public Relations (POP) 2025 yang digelar di Kampus UIN Sunan Kalijaga Jogja pada April hingga Mei 2025 lalu. POP merupakan kompetisi bagi mahasiswa seluruh Indonesia dalam bersaing menunjukkan kemampuannya di bidang komunikasi, khususnya Public Relations.
POP 2025 diarahkan ke ranah ekonomi kreatif dengan mengusung tema besar Public Relations Strategies For Creative Economy. Adapun Tim Lokalicious UMBY yang berhasil meraih juara terdiri dari M. Saifudin Zuhri, Roro Rahma, dan Nizar Aditya, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024.
Kompetisi POP 2025 menjaring puluhan tim dari berbagai universitas ternama di Indonesia. Dari proses seleksi ketat, 8 tim terbaik lolos ke babak final, beberapa di antaranya Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Tidar, dan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. UMBY menjadi satu-satunya wakil dari universitas swasta yang berhasil masuk final.
"Kompetisi ini dimulai dari seleksi proposal kampanye PR, kemudian dilanjutkan dengan seminar dan workshop oleh para pakar Public Relations. Setelah itu, kami terpiliha sebagai tim finalis mempresentasikan kampanye mereka dalam sesi presentasi offline," kata Nizar Aditya dalam rilisnya Rabu (11/6/2025).
Event ini tidak hanya kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pengembangan kapasitas antar mahasiswa. Bagi sebagian anggota timnya, ini adalah kali pertama mengikuti perlombaan di tingkat nasional. Namun dengan bekal ilmu dari perkuliahan serta kerja sama tim yang solid mampu bersaing bahkan dengan universitas besar.
Adapun penentuan penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas kampanye, strategi komunikasi, relevansi isu yang diangkat, dan kemampuan presentasi tim. Menurutnya tim Lokalicious dinilai unggul dalam menyampaikan pesan yang inspiratif dan relevan dengan konteks saat ini.
Motivasi utama timnya untuk menguji kemampuan praktikal dalam bidang Public Relations, membangun jejaring nasional, serta membawa nama baik kampus ke tingkat yang lebih tinggi. Ia ngin membuktikan bahwa mahasiswa dari universitas swasta juga bisa bersaing di kancah nasional.
"Kami mewakili tim, menyatakan rasa syukur dan bahagia bisa memenangkan kategori juara favorit. Bisa bersaing dengan universitas besar lain adalah tantangan tersendiri. Kemenangan ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak universitas dan prodi, mulai dari pendampingan dosen, fasilitas ruang latihan, hingga bantuan teknis lainnya. Semua ini menunjukkan komitmen UMBY dalam mendukung mahasiswa untuk terus berkembang dan berprestasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.