Pedagang Tuna Netra Kini Bisa Jualan Tetap di Pasar Ngasem
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL – Jemaah haji asal Kabupaten Bantul dijadwalkan mulai kembali ke Tanah Air pada 30 Juni 2025. Kloter pertama yang akan dipulangkan adalah rombongan dari kelompok terbang (kloter) 62 SOC yang diberangkatkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, menuju Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Abdul Sidqi menyampaikan sebanyak 932 jemaah asal Bantul telah menyelesaikan sebagian besar prosesi ibadah haji. “Per 10 Juni kemarin, seluruh jemaah sudah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Saat ini, para jemaah sedang menunggu giliran untuk melaksanakan tawaf ifadah, yang merupakan salah satu rukun haji terakhir. Namun, padatnya Masjidil Haram membuat waktu pelaksanaannya perlu menyesuaikan kondisi di lapangan. “Jamaah kita terbagi dalam tujuh kloter, jadi waktu pelaksanaan tawaf disesuaikan dengan situasi agar tetap aman dan nyaman,” lanjutnya.
Tujuh kloter yang diisi jemaah asal Bantul adalah kloter 62, 63, 64, 67, 68, 71, dan 95. Mengingat mereka masuk dalam gelombang pemberangkatan akhir, maka masih memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan rangkaian ibadah. “Perkiraan keberangkatan ke Madinah baru akan dimulai pada 20 Juni,” imbuh Sidqi.
Terkait kondisi jemaah, Sidqi menyebut bahwa secara umum seluruh jemaah Bantul dalam keadaan sehat. Tidak ada yang menjalani safari wukuf, atau prosesi wukuf bagi jemaah yang dirawat oleh petugas kesehatan karena kondisi kritis. “Memang ada yang mengalami kelelahan, tapi hanya ringan dan tidak sampai dirujuk. Semua masih bisa mengikuti rangkaian ibadah,” ungkapnya.
Pihaknya juga memastikan tidak ada laporan jemaah yang tersesat atau hilang selama pelaksanaan ibadah haji. “Alhamdulillah, seluruh jamaah mengikuti aturan dan bimbingan petugas dengan baik,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.