HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Ilustrasi pembuatan talud sungai di Jogja./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja mencatat ada lebih dari 70% talud di Kota Jogja masih berstruktur pasangan batu. Untuk meningkatkan kekuatan struktur talud tersebut, DPUPKP Kota Jogja menargetkan beberapa talud direhabilitasi.
Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase, DPUPKP Kota Jogja, Rahmawan Kurniadi menyampaikan talud yang ada di Kota Jogja sebagian besar masih berstruktur pasangan batu. Struktur tersebut menggunakan batu alam sebagai bahan utama. Dia menilai struktur tersebut perlu ditingkatkan kekuatannya.
“Talud di Kota [Jogja] sebagian besar berada berdekatan dengan pemukiman, kalau tidak ada perkuatan [talud] cukup membahayakan permukiman,” katanya, Selasa (17/6/2025).
Rahmawan menilai struktur pasangan batu perlu ditingkatkan menjadi struktur beton bertulang. Dalam struktur tersebut beton dicampur dengan baja sehingga struktur talud lebih kuat terhadap arus air.
BACA JUGA: Pembahasan Raperda Pertambangan Belum Libatkan Masyarakat
Dia menyebut Pemkot Jogja memproyeksikan talud-talud yang akan akan dibangun dengan struktur beton bertulang untuk meningkatkan kekuatannya. Namun, lantaran anggaran yang terbatas, menurutnya tahun ini Pemkot Jogja hanya menangani rehabilitasi talud yang tersebar pada enam lokasi. Enam lokasi tersebut yaitu talud di bantaran Sungai Winongo yang masuk wilayah Tegalrejo, bantaran Sungai Code yang masuk wilayah Terban, bantaran Sungai Gajahwong yang masuk wilayah Pandeyan, dan bantaran Sungai Manunggal berada di sekitar XT Square.
Rahmawan menuturkan rehabilitasi talud tersebut akan dialokasikan anggaran Rp2 miliar untuk masing-masing titik. Alokasi anggaran untuk rehabilitasi tersebut berasal dari APBD Kota Jogja.
“Rencananya [pekerjaan fisik rehabilitasi talud] mulai Juli, pelaksanaan sampai Oktober [2025]. [Pekerjaan fisik] Kita tunggu sampai hujan agak habis [masuk musim kemarau],” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.