Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Sebanyak 117 siswa kelas 6 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta telah diwisuda dan dinyatakan lulus 100 persen, Sabtu (14/6/2025). /Istimewa.
JOGJA—Sebanyak 117 siswa kelas 6 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta telah diwisuda dan dinyatakan lulus 100 persen, Sabtu (14/6/2025). Acara ini berlangsung di Ball Room Hotel Merapi Merbabu, dihadiri oleh orang tua, ustaz dan ustazah, dan juga tamu undangan.
Akhirussanah tahun 2025 ini mengusung tema, Satukan Tekad Menggapai Asa dan Impian Masa Depan Gemilang”. Tema tersebut diaplikasikan dengan kerja keras yang telah ditempuh selama kurang dari 1 tahun. Ustad ustaz bersama orang tua dan anak-anak senantiasa bekerja sama dalam menciptakan proses belajar yang nyaman sehingga anak-anak mampu menyerap materi.
Selain itu, jalur langit juga diusahakan oleh anak-anak, orang tua dan ustad ustadzah. Tepat H-2 hari ustad ustadzah mengadakan kegiatan mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa), senantiasa berserah diri dan memohon pertolongan kepada Allah, agar diberikan kemudahan dalam mengerjakan ASPD.
BACA JUGA: Ini 15 Sekolah Dasar Terbaik di Kota Jogja Versi Hasil Nilai ASPD 2025
Hingga tiba akhirnya pengumuman niliai ASPD, nilai tertinggi diraih oleh siswa SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Ananda Ayla Naznin Amira Hantoro dengan nilai bulat penuh 300. Hal tersebut, terbukti kesuksesan pasti akan diperoleh oleh orang-orang yang mau berkeja keras, dan tentunya semuanya pertolongan tersebut telah Allah janjikan pada surat An Najm ayat 39, “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakan".
Ucap syukur disampaikan oleh Kepala SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Singgih Nugroho Cahyono. Ia berpesan kepada anak-anak agar tetap melanjutkan kebiasaan sekolah sholat 5 waktu dan sholat sunah yang telah ditanamkan selama 6 tahun di SD. "Tetap dilaksanakan, dan semoga bisa terus silaturahmi dengan ustad ustadzah," ucapnya.
Selain itu, ucap syukur juga disampaikan oleh Ustad Drs. H. Ahmad Agus Sofwan, M. Pd dan juga Ustad Dr. H. Akhsanul Fuadi, S. Ag,. M. Pd. I. Bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas. Hal tersebut terbukti dengan keberkahan kerja keras, salah satu lulusan tahun 2025 mencapai nilai bulat 300. Tidak hanya orang tua yang hebat, tapi ustad ustadzah juga hebat, Ucap ustad Fuadi.
Ucapan selamat disampaikan oleh Bapak Sabar Nurrahman, M. Pd, 2 tahun berturut (2024-2025) nilai ASPD tertinggi telah diraih oleh SDIT Luqman Al Hakim, semoga bisa memotifasi adik-adik.
"Nilai terbaik ASPD dengan nilai bulat penuh 300 memang menjadi prestasi yang besar dan membuat SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta semakin dikenal. Sekolah yang memiliki slogan “Every day with Qur’an”, mengedepankan ajaran agama, tentunya tidak mengesampingkan pelajaran reguler. Berbagai prestasi diraih baik akademik maupun non akademik," katanya.
Dalam acara akhirussanah kali ini, penutupnya juga dilakukan penggalagan dana untuk membantu saudara-saudara kami di Palestina. Rasa syukur dan bahagia ingin kami sampaikan kepada saudara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.